Rabu, 18 Maret 2015

UJIAN KEIMANAN


UJIAN KEIMANAN

Firman Allah SWT.

Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu hanyalah orang-orang yang percaya (beriman) kepada Allah dan Rasul-Nya, Kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjuang (berjihad) dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah. mereka Itulah orang-orang yang benar

Ini karena adanya ujian-ujian keimanan seperti firman Allah Q.S. Al Ankabut:2-3
2.  Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami Telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi?
3.  Dan Sesungguhnya kami Telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, Maka Sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan Sesungguhnya dia mengetahui orang-orang yang dusta.
Orang beriman pasti di uji. Allah menguji manusia maka akan tampak siapa yang benar siapa yang dusta.

Firman Allah SWT. Q.S. Al Hujurat:15
15.  Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu hanyalah orang-orang yang percaya (beriman) kepada Allah dan Rasul-Nya, Kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjuang (berjihad) dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah. mereka Itulah orang-orang yang benar.

Maka dalam hidup membawa keimanan ini tidak ragu-ragu, kenapa? Karena ada hal-hal yang bisa membuat dia ragu terhadap keimanannya dalam hidup memebawa keimanan itu.
Dan orang beriman yang sesungguhnya dalam menghadapi hal-hal itu tidak ragu2 apa hal2 itu? Yaitu ujian dari mana tahu ujian itu?
QS Al Ankabut (29) : 2 dan 3
2.  Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami Telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi?
3.  Dan Sesungguhnya kami Telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, Maka Sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan Sesungguhnya dia mengetahui orang-orang yang dusta.
Apa wujud Ujian itu?
QS. Al Anbiya (21) : 35
35.  Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). dan Hanya kepada kamilah kamu dikembalikan.
21/35 = Apa yang dirasa oleh manusia tidak menyenangkan dan pa yang dirasa oleh manusia menyenangkan.
Sebagaimana Nabi Sulaiman :
Yang dikehendaki....
Contoh ujian yang dianggap/ dirasa menyusahkan/tidak menyenangkan oleh manusia
QS Al Baqoroh : 155
155.  Dan sungguh akan kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.
Ketakutan : dipecat, di PHK, harga-harga senbako naik, gak bisa bayar SPP anaknya,
Kelaparan : ...
Maka orang beriman akan sabar dan
Tsumma lam yartaabu
Ini hal-hal yang Syar – yang tidak menyenangkan buat manusia.
Contoh orang yang gagal dalam ujian yang dirasa tidak menyenangkan buat manusia :
QS Al Hajj (22) : 11
11.  Dan di antara manusia ada orang yang menyembah Allah dengan berada di tepi[980]; Maka jika ia memperoleh kebajikan, tetaplah ia dalam keadaan itu, dan jika ia ditimpa oleh suatu bencana, berbaliklah ia ke belakang[981]. Rugilah ia di dunia dan di akhirat. yang demikian itu adalah kerugian yang nyata.

[980]  Maksudnya: tidak dengan penuh keyakinan.
[981]  Maksudnya: kembali kafir lagi.
Dan di antara manusia ada orang yang menyembah Allah dengan berada di tepi,
apa maksudnya : ayat selanjutnya – ayat ditafsir dengan ayat.
Disaat jalan enak serba kecukupan, semua berjalan lancar gaji naik rejeki lancar ibadahnya rajin, ngajinya sregep, qiraahnya 1 hari satu juz, tetapi begitu ada goncangan ----------
INQOLABA ‘ALA WAJHIH—Berbaliklah ia ke belakang = yang disalahkan Ustadznya, yang disalahkan pengajiannya, yang disalahkan Amirnya, yang disalahkan Penanggung jawabnya Yang disalahkan Allah, yang tidak salah dirinya sendiri. Bagaimana keadaan orang ini ; dia rugi di dunia dan rugi di akherat rugi yang nyata.
Maka orang itu rugi kalau hidup dalam sendirian, maka hidup dalam kebersamaan.
Bentuk lain :
QS al Ankabut (29) : 10
10.  Dan di antara manusia ada orang yang berkata: "Kami beriman kepada Allah", Maka apabila ia disakiti (karena ia beriman) kepada Allah, ia menganggap fitnah manusia itu sebagai azab Allah[1145]. dan sungguh jika datang pertolongan dari Tuhanmu, mereka pasti akan berkata: "Sesungguhnya kami adalah besertamu". bukankah Allah lebih mengetahui apa yang ada dalam dada semua manusia?

[1145]  Maksudnya: orang itu takut kepada penganiayaan-penganiayaan manusia terhadapnya Karena imannya, seperti takutnya kepada azab Allah, Karena itu ditinggalkannya imannya itu.
Dalam beragama – ketika angin sejuk, semilir, mertua senyum, istri senyum, suami senyum, wahhh,
Sholat ngaji, qiraah sregep. Tapi kalau dapat gangguan, dicemooh, disakiti, ..—maka  dijadikan hal itu seolah-olah menghadapi siksa Allah. Menghadapi fitnah manusia seolah-olah adzab Allah. Ini karena YAKINNYA TIDAK MANTAB. Kalau sudah begini terus merasa berjasa dulu yang grintis saya, nempel kamukten.
Contoh orang tidak lulus /tidak tahan/ ragu-ragu dengan ujian kesenangan :
QS At Taubah (9) : 75-77
75.  Dan diantara mereka ada orang yang Telah berikrar kepada Allah: "Sesungguhnya jika Allah memberikan sebahagian karunia-Nya kepada kami, Pastilah kami akan bersedekah dan Pastilah kami termasuk orang-orang yang saleh.
76.  Maka setelah Allah memberikan kepada mereka sebahagian dari karunia-Nya, mereka kikir dengan karunia itu, dan berpaling, dan mereka memanglah orang-orang yang selalu membelakangi (kebenaran).
77.  Maka Allah menimbulkan kemunafikan pada hati mereka sampai kepada waktu mereka menemui Allah, Karena mereka Telah memungkiri terhadap Allah apa yang Telah mereka ikrarkan kepada-Nya dan juga Karena mereka selalu berdusta.

75 ; Berati punya apa tidak ? tidak, tidak punya.
76. Tetapi setelah diberi?
Ini contoh manusia yang tidak luluus / ragu2 dengan ujian yang menyenangkan.
Firman Allah SWT. QS. Al Hujurat:15
15.  Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu hanyalah orang-orang yang percaya (beriman) kepada Allah dan Rasul-Nya, Kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjuang (berjihad) dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah. mereka Itulah orang-orang yang benar.
Bukti ketidak raguaanya, mereka berjuang dijalan Allah dengan diri dan harta mereka. Sekaligus dengan mereka berjuang di jalan Allah dengan diri dan hartanya maka keimanannya kepada allah dan RasulNya akan lebih mantab buktinya semakin lama semakin mantab :
Seorang dokter : .............
Seorang Petani : ..................
·       Ketika belum punya anak bagaimana, setelah punya anak bagaimana,
·       Ketika nganggur bagaimana, setelah dapat pekerjaan bagaimana,
Maka perjuangkan Agama, dengan perjuangkan Agama akan...
Dan ini di pelihara dengan kebersamaan,
Sahabat Bilal RA :
216.  Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak Mengetahui.
























Tidak ada komentar:

Posting Komentar