KASIH SAYANG ALLAH
DIBALIK MUSIBAH
1.
Dari 'Aisyah R.ha berkata : "Aku mendengar Rasululah SAW. bersabda : "Tiadalah seorang muslim yang
tertusuk duri atau yang lebih ringan dari itu, kecuali akan dicatat (dinaikkan)
baginya satu derajat dan dihapuskan darinya satu dosa". (HR. Muslim)
22.
Dari Abu Hurairah RA. berkata, Rasulullah SAW. bersabda, "Sesungguhnya seseorang yang akan diberi
kedudukan tinggi di sisi Allah, sedangkan ia tidak dapat mencapai kedudukan itu
dengan 'amalnya, maka Allah terus-menerus mengujinya dengan (kesusahan dan
kesulitan) yang tidak disukainya sehingga ia dapat mencapai kedudukan tinggi
tersebut".
(HR. Abu Ya'la, dalam riwayat lain yang juga dari Abu Ya'la
disebutkan : "… diberi kedudukan yang tinggi
di sisi Allah").
3.
Dari Abu Hurairah RA. berkata, Rasulullah SAW. bersabda, "Tidak akan
berhenti ujian (kesusahan dan penderitaan) terhadap seorang mukmin dan mukminat
baik yang menimpa dirinya sendiri, anak-anaknya, maupun hartanya sehingga ia
menemui Allah (meninggal dunia) dalam keadaan tidak membawa satu dosa
pun". (HR. Tirmidzi).
4.
Dari Anas bin Malik RA. berkata bahwa Rasulullah SAW. bersabda : "Apabila
Allah 'Azza Wa Jalla menimpakan musibah pada badan seorang hamba yang muslim
(berupa penyakit dan sebagainya), maka Allah 'Azza Wa Jalla berfirman kepada
malaikat : "Tulislah terus untuknya amal shaleh yang biasa ia kerjakan
(ketika sehat). Jika Allah menyehatkannya, maka Dia membersihkan & mensucikannya
(dari dosa-dosanya), dan jika Dia mencabut ruhnya, maka Dia mengampuni dosanya
dan merahmatinya". (HR. Abu Ya'la).
5.
Dari Abu Hurairah RA. meriwayatkan, Rasulullah SAW. bersabda : "Seorang
hamba lelaki dan wanita (yang muslim) tidak henti-hentinya menderita sakit
panas dalam atau sakit kepala, maka (oleh karena sakitnya itu), jika keduanya
mempunyai dosa-dosa walaupun sebesar gunung Uhud, niscaya dengan sakitnya itu tidak
akan tertinggal pada keduanya dosa walaupun sebesar biji sawi". (HR.
Abu Ya'la).
6. Dari
Abu Sa'id al Khudri RA. sesungguhnya Rasulullah SAW. bersabda : "Seorang mukmin yang menderita sakit
kepala, tertusuk duri, atau sesuatu yang menyakiti-nya, maka dengannya Allah
akan mengangkat derajatnya pada hari
kia-
mat
dan dengannya Allah menghapuskan dosa-dosanya".
(HR. Ibnu Abu Dun-ya).
7.
Dari Abu Hurairah RA. dari Nabi SAW. beliau bersabda : "Barangsiapa yang
diserang (panas demam) satu malam, lalu ia bersabar atasnya, dan ia ridha
dengannya kepada Allah 'Azza Wa Jalla, maka ia keluar (bebas) dari dosa-dosanya
seperti hari ketika ia dilahirkan oleh ibunya".
(HR. Ibnu Abi Dun-ya).
8. Dari
Abu Hurairah RA. berkata, Rasulullah SAW. bersabda (dalam hadits qudsi) bahwa
Allah SWT. berfirman, "Apabila Aku menguji hamba-Ku yang mukmin (dengan
suatu musibah/ penyakit), sedangkan ia tidak mengeluhkan (penyakitnya itu)
kepada orang-orang yang menjenguknya, maka Aku akan membebaskannya
(mengaruniakan ampunan kepadanya). Kemudian Aku mengganti dagingnya dengan
daging yang lebih baik daripada dagingnya dan mengganti darahnya dengan darah
yang lebih baik daripada darahnya (yakni memulihkan kesehatannya sehingga lebih
sehat lagi), dan kemudian ia memulai lagi amal-amal (yang baru)". (HR.
Hakim).
9.
Dari Abu Sa'id Al-Khudry dan Abu Hurairah R.huma bahwa keduanya menyaksikan
Rasulullah SAW. bersabda : "Barangsiapa yang mengucapkan : Laa ilaaha illalloohu walloohu Akbar (Tidak
ada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar), maka Tuhan membenarkan
ucapannya itu serta berfirman, Laa ilaaha illa Ana wa ana akbar (Tidak
ada Tuhan selain Aku, dan Akulah yang Maha Besar). Bila ia mengucapkan : Laa ilaaha illaalloohu wahdahu laa syariika
lahu (Tidak ada Tuhan selain Allah, Dialah yang Esa, yang tidak ada
sekutu bagi-Nya), maka Tuhan berfirman, Laa ilaaha illaa ana, wahdii laa
syariika lii. (Tidak ada Tuhan selain Aku, dan Akulah yang Esa, yang
tidak ada sekutu bagi-Ku). Bila ia mengucapkan : Laa ilaaha illalloohu lahul mulku walahul hamdu (Tidak ada
Tuhan selain Allah, bagi-Nya segala kerajaan/ kekuasaan dan bagi-Nya segala
Puji), maka Tuhan berfirman, Laa ilaaha illaa ana liyal hamdu waliyal
mulku (Tidak ada Tuhan selain Aku, bagi-Ku segala Puji dan bagi-Ku
segala kerajaan/ kekuasaan). Bila ia mengucapkan : Laa ilaaha illaalloohu wa laa haula wa laa quwwata illaa billaahi (Tidak ada Tuhan selain Allah, dan tidak
ada daya & kekuatan melainkan dari Allah), maka Tuhan berfirman, Laa
ilaaha illaa ana wa laa haula wa laa quwwata ilaa bii (Tidak ada Tuhan
selain Aku, dan tidak ada daya dan kekuatan melainkan dari-Ku)". Dan
Nabi SAW. bersabda ,"Barangsiapa yang mengucapkan kalimat-kalimat tersebut
sewaktu ia sakit kemudian ia mati dalam sakitnya itu, maka ia tidak akan
termakan oleh api neraka”.(HR. Tirmidzi).
10.
Dari Sa'ad bin Malik RA. berkata : "Aku mendengar Rasulullah SAW. bersabda
: "Maukah kalian aku tunjukkan tentang Ismul-A'dhom
(Nama Allah yang paling Agung) yang apabila Dia dimohon dengan menyebut
nama itu (dalam suatu do'a), niscaya Dia mengabulkan do'anya, dan apabila Dia diminta
dengan menyebut nama itu, niscaya Dia memberinya? Ini adalah do'a yang dibaca
oleh Nabi Yunus AS. ketika ia menyeru (Allah) dalam tiga kegelapan (kegelapan
malam, kegelapan samudera, dan kegelapan perut ikan), yaitu :
لا إله إلا أنت سبحانك إنـي كنت من الظالمين
Laa ilaaha illaa anta, subhaanaka innii
kuntu minadh-dhoolimiin (Tiada yang berhak disembah selain
Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang dhalim). Seseorang bertanya, "Wahai Rasulullah,
apakah do'a ini hanya untuk Nabi Yunus atau semua orang beriman?".
Rasulullah
SAW. menjawab : "Tidakkah engkau mendengar firman Alah 'Azza Wa Jalla :
ونجيناه من الغم وكذالك ننجى المؤمنين
(Dan
Kami selamatkan Yunus dari malapetaka dan demikian pula Kami menyelamatkan
orang-orang beriman)? (QS. Thaahaa, 20 : 40).
Rasulullah
SAW. bersabda lagi, "Siapa pun seorang muslim yang berdo'a dengan do'a ini
40 kali selama sakit, lalu ia mati karena penyakitnya itu, niscaya diberikan
padanya pahala satu mati syahid. Dan jika ia sembuh, maka ia sembuh dalam
keadaan semua dosanya telah diampuni". (HR.Hakim).
11.
Diriwayatkan dari Hasan RA., ia berkata bahwa Rasulullah SAW. bersabda :
"Jagalah harta kalian dengan perantaraan zakat; obatilah orang yang sakit
di antara kalian dengan perantaraan sedekah; hadapilah berbagai musibah dengan
do'a dan merendahkan hati di hadapan Allah SWT.".
(HR. Abu Daud, Thabrani, Baihaqi).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar