Kamis, 12 Maret 2015

KASIH SAYANG ALLAH DIBALIK MUSIBAH


KASIH SAYANG ALLAH
DIBALIK MUSIBAH


1. Dari 'Aisyah R.ha berkata : "Aku mendengar Rasululah SAW.  bersabda : "Tiadalah seorang muslim yang tertusuk duri atau yang lebih ringan dari itu, kecuali akan dicatat (dinaikkan) baginya satu derajat dan dihapuskan darinya satu dosa". (HR. Muslim)

22. Dari Abu Hurairah RA. berkata, Rasulullah SAW. bersabda,  "Sesungguhnya seseorang yang akan diberi kedudukan tinggi di sisi Allah, sedangkan ia tidak dapat mencapai kedudukan itu dengan 'amalnya, maka Allah terus-menerus mengujinya dengan (kesusahan dan kesulitan) yang tidak disukainya sehingga ia dapat mencapai kedudukan tinggi tersebut".
(HR. Abu Ya'la, dalam riwayat lain yang juga dari Abu Ya'la disebutkan : "… diberi kedudukan yang tinggi di sisi Allah").

3. Dari Abu Hurairah RA. berkata, Rasulullah SAW. bersabda, "Tidak akan berhenti ujian (kesusahan dan penderitaan) terhadap seorang mukmin dan mukminat baik yang menimpa dirinya sendiri, anak-anaknya, maupun hartanya sehingga ia menemui Allah (meninggal dunia) dalam keadaan tidak membawa satu dosa pun". (HR. Tirmidzi).

4. Dari Anas bin Malik RA. berkata bahwa Rasulullah SAW. bersabda : "Apabila Allah 'Azza Wa Jalla menimpakan musibah pada badan seorang hamba yang muslim (berupa penyakit dan sebagainya), maka Allah 'Azza Wa Jalla berfirman kepada malaikat : "Tulislah terus untuknya amal shaleh yang biasa ia kerjakan (ketika sehat). Jika Allah menyehatkannya, maka Dia membersihkan & mensucikannya (dari dosa-dosanya), dan jika Dia mencabut ruhnya, maka Dia mengampuni dosanya dan merahmatinya". (HR. Abu Ya'la).

5. Dari Abu Hurairah RA. meriwayatkan, Rasulullah SAW. bersabda : "Seorang hamba lelaki dan wanita (yang muslim) tidak henti-hentinya menderita sakit panas dalam atau sakit kepala, maka (oleh karena sakitnya itu), jika keduanya mempunyai dosa-dosa walaupun sebesar gunung Uhud, niscaya dengan sakitnya itu tidak akan tertinggal pada keduanya dosa walaupun sebesar biji sawi". (HR. Abu Ya'la).

6. Dari Abu Sa'id al Khudri RA. sesungguhnya Rasulullah  SAW. bersabda :  "Seorang mukmin yang menderita sakit kepala, tertusuk duri, atau sesuatu yang menyakiti-nya, maka dengannya Allah akan mengangkat derajatnya pada  hari kia-
mat dan dengannya Allah menghapuskan dosa-dosanya".
(HR. Ibnu Abu Dun-ya).   

7. Dari Abu Hurairah RA. dari Nabi SAW. beliau bersabda : "Barangsiapa yang diserang (panas demam) satu malam, lalu ia bersabar atasnya, dan ia ridha dengannya kepada Allah 'Azza Wa Jalla, maka ia keluar (bebas) dari dosa-dosanya seperti hari ketika ia dilahirkan oleh ibunya".
(HR. Ibnu Abi Dun-ya).


8. Dari Abu Hurairah RA. berkata, Rasulullah SAW. bersabda (dalam hadits qudsi) bahwa Allah SWT. berfirman, "Apabila Aku menguji hamba-Ku yang mukmin (dengan suatu musibah/ penyakit), sedangkan ia tidak mengeluhkan (penyakitnya itu) kepada orang-orang yang menjenguknya, maka Aku akan membebaskannya (mengaruniakan ampunan kepadanya). Kemudian Aku mengganti dagingnya dengan daging yang lebih baik daripada dagingnya dan mengganti darahnya dengan darah yang lebih baik daripada darahnya (yakni memulihkan kesehatannya sehingga lebih sehat lagi), dan kemudian ia memulai lagi amal-amal (yang baru)". (HR. Hakim).

9. Dari Abu Sa'id Al-Khudry dan Abu Hurairah R.huma bahwa keduanya menyaksikan Rasulullah SAW. bersabda : "Barangsiapa yang mengucapkan : Laa ilaaha illalloohu walloohu Akbar (Tidak ada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar), maka Tuhan membenarkan ucapannya itu serta berfirman, Laa ilaaha illa Ana wa ana akbar (Tidak ada Tuhan selain Aku, dan Akulah yang Maha Besar). Bila ia mengucapkan : Laa ilaaha illaalloohu wahdahu laa syariika lahu (Tidak ada Tuhan selain Allah, Dialah yang Esa, yang tidak ada sekutu bagi-Nya), maka Tuhan berfirman, Laa ilaaha illaa ana, wahdii laa syariika lii. (Tidak ada Tuhan selain Aku, dan Akulah yang Esa, yang tidak ada sekutu bagi-Ku). Bila ia mengucapkan : Laa ilaaha illalloohu lahul mulku walahul hamdu (Tidak ada Tuhan selain Allah, bagi-Nya segala kerajaan/ kekuasaan dan bagi-Nya segala Puji), maka Tuhan berfirman, Laa ilaaha illaa ana liyal hamdu waliyal mulku (Tidak ada Tuhan selain Aku, bagi-Ku segala Puji dan bagi-Ku segala kerajaan/ kekuasaan). Bila ia mengucapkan : Laa ilaaha illaalloohu wa laa haula wa laa quwwata illaa billaahi  (Tidak ada Tuhan selain Allah, dan tidak ada daya & kekuatan melainkan dari Allah), maka Tuhan berfirman, Laa ilaaha illaa ana wa laa haula wa laa quwwata ilaa bii (Tidak ada Tuhan selain Aku, dan tidak ada daya dan kekuatan melainkan dari-Ku)". Dan Nabi SAW. bersabda ,"Barangsiapa yang mengucapkan kalimat-kalimat tersebut sewaktu ia sakit kemudian ia mati dalam sakitnya itu, maka ia tidak akan termakan oleh api neraka”.(HR. Tirmidzi).

10. Dari Sa'ad bin Malik RA. berkata : "Aku mendengar Rasulullah SAW. bersabda : "Maukah kalian aku tunjukkan tentang  Ismul-A'dhom (Nama Allah yang paling Agung) yang apabila Dia dimohon dengan menyebut nama itu (dalam suatu do'a), niscaya Dia mengabulkan do'anya, dan apabila Dia diminta dengan menyebut nama itu, niscaya Dia memberinya? Ini adalah do'a yang dibaca oleh Nabi Yunus AS. ketika ia menyeru (Allah) dalam tiga kegelapan (kegelapan malam, kegelapan samudera, dan kegelapan perut ikan), yaitu :

لا إله إلا أنت سبحانك إنـي كنت من الظالمين

Laa ilaaha illaa anta, subhaanaka innii kuntu minadh-dhoolimiin (Tiada yang berhak disembah selain Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang dhalim).  Seseorang bertanya, "Wahai Rasulullah, apakah do'a ini hanya untuk Nabi Yunus atau semua orang beriman?".
Rasulullah SAW. menjawab : "Tidakkah engkau mendengar firman Alah 'Azza Wa Jalla :

ونجيناه من الغم وكذالك ننجى المؤمنين

(Dan Kami selamatkan Yunus dari malapetaka dan demikian pula Kami menyelamatkan orang-orang beriman)? (QS. Thaahaa, 20 : 40).
Rasulullah SAW. bersabda lagi, "Siapa pun seorang muslim yang berdo'a dengan do'a ini 40 kali selama sakit, lalu ia mati karena penyakitnya itu, niscaya diberikan padanya pahala satu mati syahid. Dan jika ia sembuh, maka ia sembuh dalam keadaan semua dosanya telah diampuni". (HR.Hakim).

11. Diriwayatkan dari Hasan RA., ia berkata bahwa Rasulullah SAW. bersabda : "Jagalah harta kalian dengan perantaraan zakat; obatilah orang yang sakit di antara kalian dengan perantaraan sedekah; hadapilah berbagai musibah dengan do'a dan merendahkan hati di hadapan Allah SWT.".
(HR. Abu Daud, Thabrani, Baihaqi).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar