Jumat, 27 Maret 2015

KEBERSAMAAN ALLAH SWT. MENGUNDANG NUSHROTULLOH



KEBERSAMAAN ALLAH SWT.
MENGUNDANG NUSHROTULLOH

  Nushrotulloh (Pertolongan Allah) akan Allah SWT. berikan kepada orang-orang yang dibersamai Allah secara khusus {المعية الله الخاصة}. Adapun orang yang pantas dibersamai oleh Allah SWT. adalah orang-orang yang mempunyai sifat mulia di dalam hati yaitu sifat-sifat imaniat, seperti :
sifat Shobar(QS.2/153), Taqwa(QS.3/125), Ihsan (QS.29/69), Tawakkal(QS.3/160), Ikhlash(QS.4/125), Hilm/lembut(QS. 3/159), Tahammul/ tahan uji(QS.2/214), Roja’(QS.32/16), Khouf (QS.32/16), Inaabah (QS.42/13), Istighotsah (QS.8/9), Iitsaar(QS.59/8), Istiqomah(QS.41/30), Tho’at(QS.24/54), Tadlorru’(QS.6/43), Tasliim (QS.4/65), Mahabbah (QS.19/98), Syukur (QS.54/35), dan lain-lain.
Firman Allah Ta’ala :

1. Sifat Shobar:
“Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. Al Baqoroh, 2/153)

2. Taqwa:
“Ya (cukup), jika kamu bersabar dan bertaqwa, dan mereka datang menyerang kamu dengan seketika itu juga, niscaya Allah menolong kamu dengan lima ribu malaikat yang me-makai tanda”. (QS. Al Imraan, 3/125)

3. Sifat Ihsan :
“Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik”. (QS. Al Ankabuut, 29/69)



4. Tawakkal :

“Jika Allah menolong kamu, maka tak adalah orang yang dapat mengalahkan kamu; jika Allah membiarkan kamu (tidak mem-beri pertolongan), maka siapakah gerangan yang dapat me-nolong kamu (selain) dari Allah sesudah itu? Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawak-kal.” (QS. Al Imraan, 3/160)


5. Ikhlash :

“Dan siapakah yang lebih baik agamanya dari pada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang diapun mengerjakan kebaikan, dan ia mengikuti agama Ibrahim yang lurus?  Dan Allah mengambil Ibrahim menjadi kesayangan-Nya.” (QS. An Nisaa’, 4/125)


6. Istiqomah :
“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: "Tuhan kami ialah Allah" Kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: "Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gem-birakanlah mereka dengan jannah (surga) yang telah dijanjikan Allah kepadamu". (QS. Fushilat, 41/30)


7. Tahammul :
 “Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk syurga, pa-dahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: "Bilakah datangnya pertolongan Allah?" Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.” (QS. Al Baqoroh, 2/214)

8. Tasliim:

“Maka demi Tuhanmu, mereka (pada hakekatnya) tidak ber-iman hingga mereka menjadikan kamu hakim terhadap perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa dalam hati mereka sesuatu keberatan terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya”.
(QS. An Nisaa’, 4/65)


9. Khusyu’
“Dan mereka menyungkur atas muka mereka sambil menangis dan mereka bertambah khusyu'.” (QS. Al Israa’, 17/109)


10. Inaabah :
“Dia telah mensyari'atkan bagi kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa yaitu: Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. amat berat bagi orang-orang musyrik agama yang kamu seru mereka kepadanya. Allah menarik kepada agama itu orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada (agama)-Nya orang yang kembali (kepada-Nya).” (QS. Asy Syuro, 42/13)

11. Tawadhu’ :
“Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengu-capkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan”.
(QS. Al Furqoon, 25/63)

12. Thoat :
“Katakanlah: "Taat kepada Allah dan taatlah kepada rasul; dan jika kamu berpaling maka sesungguhnya kewajiban Rasul itu adalah apa yang dibebankan kepadanya, dan kewajiban kamu sekalian adalah semata-mata apa yang dibebankan kepadamu. dan jika kamu taat kepadanya, niscaya kamu mendapat pe-tunjuk. dan tidak lain kewajiban Rasul itu melainkan menyampaikan (amanat Allah) dengan terang".
(QS. An Nuur, 24/54)

13. Tadlorru’:
“Maka mengapa mereka tidak memohon (kepada Allah) dengan tunduk merendahkan diri ketika datang siksaan Kami kepada mereka, bahkan hati mereka telah menjadi keras, dan syaitanpun menampakkan kepada mereka kebagusan apa yang selalu mereka kerjakan”. (QS. Al An’am, 6/43)





14. Syukur
33.“Kaum Luth-pun telah mendustakan ancaman- ancaman (nabinya).
34. Sesungguhnya Kami telah menghembuskan kepada mereka angin yang membawa batu-batu (yang me-nimpa mereka), kecuali keluarga Luth. mereka Kami selamatkan sebelum fajar menyingsing,
35. Sebagai nikmat dari Kami. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur” (QS. Al Qomar, 54/33-35)


15. Ii-tsar
“Dan orang-orang yang telah menempati kota Madinah dan telah beriman (Anshor) sebelum (kedatangan) mereka (Muhajirin), mereka (Anshor) 'mencintai' orang yang berhijrah kepada mereka (Muhajirin). Dan mereka (Anshor) tiada menaruh keinginan dalam hati mereka terhadap apa-apa yang diberikan kepada mereka (Muhajirin); dan mereka mengutamakan (orang-orang Muhajirin), atas diri mereka sendiri, sekalipun mereka dalam kesusahan. dan siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, mereka itulah orang orang yang beruntung”. (QS. Al Hasyr, 59/9)

10. Mukminin (orang-orang yang beriman/
      memiliki sifat iman) :
“Jika kamu (orang-orang musyrikin) mencari keputusan, maka telah datang keputusan kepadamu; dan jika kamu berhenti; maka itulah yang lebih baik bagimu; dan jika kamu kembali, niscaya Kami kembali (pula); dan angkatan perangmu sekali-kali tidak akan dapat menolak dari kamu sesuatu bahayapun, biarpun dia banyak dan sesungguhnya Allah beserta orang-
orang yang beriman”. (QS. Al Anfaal, 8/19.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar