Ciri-ciri dan Strategi Setan Menjerumuskan Manusia
1.Setan
menggoda manusia disuatu tempat yang manusia tak dapat melihatnya.
Bila terjadi
permusuhan antar manusia masing-masing bisa saling melihat, mengintai dan
saling menyerang .Tidak demikian halnya permusuhan setan dengan
manusia,sebagaimana disebutkan dalam QS 6.Al,a,rof 27
27. Hai anak Adam, janganlah sekali-kali
kamu dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu
bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk
memperlihatkan kepada keduanya 'auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya
melihat kamu dan suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka.
Sesungguhnya Kami telah menjadikan syaitan-syaitan itu pemimpin-pemimpim bagi
orang-orang yang tidak beriman.
2.Setan
menggoda manusia dengan cara menanti-nanti peluang,menunggu kesempatan
kapan manusia lengah(ngindik – indik)
Ini bukan
disebabkan setan takut kepada manusia.Hal ini dijelaskan dalam QS An Nas ayat
4:
4. Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi,
Sisi lain keadaan hidup manusia banyak titik rawan ,Diantaranya
manusia tidak lepas dari salah dan lupa,perlu makan minum ,tidur dan berakhir
dengan kematian.Sedang setan berkebalikan dengan itu semua.sebagaimana didalam
Qs Al A,rof 14 :
14. Iblis menjawab: "Beri tangguhlah
saya[529] sampai waktu mereka dibangkitkan".
15. Allah
berfirman: "Sesungguhnya kamu Termasuk mereka yang diberi tangguh."
16. Iblis
menjawab: "Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar
akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus,
[529]
Maksudnya: janganlah saya dan anak cucu saya dimatikan sampai hari kiamat
sehingga saya berkesempatan menggoda Adam dan anak cucunya.
3.Didalam
menjalankan misinya setan tidak pernah mengenal istilah lelah dan putus asa dengan
segala cara ditempuhnya,

Tidak ada komentar:
Posting Komentar