PENDIDIKAN KARAKTER
Bangsa Indonesia menggalakkan pentingnya pendidikan kharakter. Tema setiap even kenegaraan, misalnya HUT RI, Sumpah Pemuda, Hardiknas, dll. selalu disisipkan pentingnya pendidikan karakter. Apalagi bidang pendidikan cirikas kurikulum KTSP maupun Kurilas adalah memasukkan pendidikan karakter. Islam 14 abad yang lalu telah menjelaskan tentang karakter bangsa-bangsa.
,Allah berfirman didalam Q S Al Hujurot :13 :
Hai manusia, Sesungguhnya
Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan
menjadikan kamu berbangsa - bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling
kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah
ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui
lagi Maha Mengenal.
Kata
didalam ayat tersebut
ada yang memahami “Dari keturunan Adam dan Hawa.Tetapi juga bisa bermakna dari
jenis kelamin laki – laki dan perempuan ,yang menurunkan suku – suku hingga
Bangsa yang menunjukkan karakter budayanya,Jadi dimulai dari dasar Adam dan Hawa
,dari jenis jenis laki – laki dan perempuan berkembang membentuk
suku,berkembang lebih besar lagi membentuk Bangsa.
Manusia yang paling dicintai adalah
dirinya,maka dia tidak ingin tercela,tetapi ingin terpuji dan mulia.Manusia itu
mempunyai sifat dasar atau bahan mentahnya ,egonya ,yaitu yang paling dicintai
adalah dirinya,dan itu merupakan fitroh,gawan bayi,naluri,mengarah kepada
dirinya.Contohnya preman walau berkonotasi buruk,tetapi diantara mereka,ada
tidak yang merasa dirinya paling super?saya paling hebat ?. Ketika orang
berfoto bersama,maka setelah jadi, yang paling dicari dan diperhatikan adalah
dirinya.Kalau punya saudara, yang satu jadi asisten bupati,dan satunya jadi
tukang patri, siapa yang diceritakan ?.dia bukan membanggakan orang yang
diceritakan,tetapi dia membanggakan dirinya.S ampai ada istilah golek
pamrih,sebetulnya tidak ada orang yang berbuat tanpa pamrih kecuali orang yang
latah,nglindur atau gila.jadi pasti manusia punya keinginan atau pamrih kepada
sesuatu yang dianggap menguntungkan dirinya.Ihlas dan ria, itu berangkat dari
stasiun yang sama,sama –sama ingin mencari pamrih yang dianggap menguntungkan
dirinya.Ihlas ingin mencari pamrih dari Allah,sedang ria, mencari pamrih ,ingin
dipuji,mencari ridlo dari manusia.
Pamrih itu tergantung pada nilai –
nilai yang masuk pada dirinya dan keyakinan yang masuk pada dirinya.sebagai
contoh,Fir,aun berkata “akulah tuhanmu yang maha tinggi !”.Fir,aun memaksa
manusia untuk menyembahnya,jadi Fir,aun ingin menuhan – nuhankan
dirinya.Sedangkan Nabi SAW mengerjakan sholat hingga bengkak –bengkak
kakinya.ketika ditanya oleh istri beliau mengapa sampai begitu ?,Nabi menjawab
“aku ingin agar supaya aku termasuk seorang hamba yang bersyukur.Jadi Nabi SAW
ingin membudak – budakkan dirinya kepada Allah.keduanya sekilas Nampak
berbeda,tetapi sesungguhnya keduanya berangkat dari stasiun atau akar yang
sama.yaitu sama – sama mempunyai pamrih yang dianggap menguntungkan
dirinya,yang dilakukan Nabi SAW didorong oleh dua asas,yaitu :
1.Keyakinan yang benar kepada Allah SWT.
2.Nilai– nilai yang masuk kepada
beliau,yaitu nilai – nilai akherat.
Sedang Fir,aun orientasi keyakinannya
kepada mahluk dan nilai – nilai duniawi.Jadi kalau keyakinan seseorang kepada
Allah dan hari akherat tipis atau hilang
maka pasti orientasi keyakinannya kepada mahluk dan dunia.
Modal yang diperlukan untuk sampai kepada Allah dan
akherat adalah amal ,sedang modal yang diperlukan untuk sampai kepada mahluk
dan dunia adalah maal (kebendaan
)lawan dari amal,hal ini menjadi perang keyakinan dari sejak nabi Adam sampai
manusia terakhir.
Ketika sahabat Bilal RA masih berstatus sebagai
budak,yang merupakan strata terendah manusia, jiwanya juga sebagai budak,maka
kehidupannya juga sebagai budak yaitu sendiko dawuh,mituhu,taat sepenuhnya
kepada tuannya.Tetapi ketika datang kepadanya da,wah Nabi agar beriman kepada
Allah dan hari akherat .Maka badannya Bilal statusnya sebagai budak tetapi
jiwanya telah merdeka dari perbudakan .Kapan beliau mulai merdeka jiwanya
?,yaitu sesudah mengenal siapa beliau harus menghamba.Makin kuat imannya kepada
Allah dan akherat makin merdeka jiwanya dan akan menjadi tuan untuk dirinya
sendiri.Bilal telah mengenal siapa penciptanya,siapa pengayomnya,siapa yang
menghidupinya,siapa pengawasnya,sesudah kehidupan dunia ada kehidupan akherat
yang kekal abadi ,maka Bilal keluar jiwanya dari Umayam bin Kholaf kepada
Allah,dari dunia kepada akherat.Sebaliknya Abul Hakam (bapaknya orang
bijaksana)status sosial kemasyarakatannya sebagai bangsawan,ningrat,darah
biru,tokoh masyarakat dan dari kaum quraisy, merdeka,tetapi apa yang terjadi
?ketika da,wah Nabi sampai kepadanya,kebenaran telah sampai kepadanya,dia tahu
bahwa itu kebenaran,tetapi dia tidak sanggup karena ia takut kehilangan
jaah,kedudukan ,prestise,gengsi,yang orientasinya kepada manusia dan kehidupan
sekarang (dunia )yang itu semua untuk dirinya .Ketika dunia datang dia kalahkan
Allah,yang dipandang besar adalah manusia. Dimana itu ?,yaitu didunia.akhirnya dia
menjadi budak dirinya,menjadi budak lingkungan,dan menjadi budak anggapan
orang,sehingga menjadi hina.sehingga berubah sebutannya dari Abu hakam menjadi
Abu jahal.
Manusia yang terdiri dari antar laki – laki dan
perempuan,antar suku,kemudian antar bangsa masing – masing,mempunyai kelebihan
karakter ,karena berbagai faktor antara lain,faktor alam,fak tor iklim,makanan
dan budaya.Contohnya orang pesisir mempunyai karakter (Jw: los ) yang menurut
orang Solo yang demikian itu kasar,keras.sedangkan orang Solo jalannya
ngapurancang karena terwarnai suasana kraton,Dialam yang tidak kenal dengan
dunia kraton,maka bentukannya berbeda .Orang Nepal dibentuk oleh
alamnya,sehingga orang satu yang menjadi tentara Ghorga Inggris,berani
berhadapan dengan banyak pasukan,Contoh lain,orang negro yang masih belum
tercemar,melihat orang kulit putih tidak tertarik.Lain halnya dengan keumuman
orang yang sudah tercemar melihat antara orang yang hitam dan putih rata – rata
senang yang putih.Manusia dalam dalam bentuk suku kalau belum tercemar maka
merasa superior yang dibanggakan,kalau inverior tidak dibanggakan bahkan
ditutupi.Lebih besar lagi manusia dalam bentuk suku bangsa.Sebagai
contoh,Negara Inggris(Great Britain )merasa superior sehingga diberi sebutan
,Negara yang matahari tak pernah tenggelam,karena jajahannya ada
dimana-mana.Padahal dinegara tersebut,dua bulan matahari tak pernah muncul
sehingga warganya mudah terserang penyakit polio. juga Amerika yang merasa
sebagai polisi dunia.Ini berangkat dari mana?.Jawabannya Egosentris baik
tingkat diri,suku atau bangsa.Kalau orientasinya kepada mahluk dan dunia maka
akan menjadi buas seperti hukum .
1.Keyakinan
2.Nilai yang masuk padanya mereka merasa harus
paling super diantara manusia,harus lebih unggul dan mulia menurut pandangan
manusia dan itu harus dicapai didunia.Manusia mempunyai naluri,gawan
bayi,fitroh,bahwa yang paling dicinta i
adalah dirinya.Sifat ego ada pada diri orang kafir dan ada pada orang
mukmin,hanya tersalurnya ego ada yang benar dan ada yang salah.Mengejawantahkan
sifat ego,ingin mulia dan super,tergantung pada keyakinan dan nilai yang masuk
padanya,maka maka Nabi datang mengenalkan siapa Allah,bagaimana kehidupan sesudah
ini,yakni akherat,Nabi bicara terus menerus tiga belas tahun fase
pertama.Kalau (
dibiarkan tanpa aturan main dari Allah,maka akan terjadi
sebagaimana perang dunia satu dan dua.Keinginan manusiadari dorongan egonya
baik secara pribadi,suku,bangsa,untuk menjadi superior dan mulia akan tercapa
apabila disalurkan sesuai dengan aturan Alloh SWT,sebagaimana yang telah Alloh
firmankan didalam QS AL hujurot :
13. Hai manusia, Sesungguhnya Kami menciptakan
kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa
- bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang
yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa
diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal.
Dari ayat tersebut mengandung makna
bahwa manusia ingin hidup mulia maka jangan kamu salurkan kepada kebanggaan
diri kepada suku dan bangsa tetapi salurkanlah kepada – Ku.
Ada bangsa yang berbobot watak dan
karakternya karena ini adalah produk
dari Allah (hasil ciptaan Allah)bagaimana untuk yang kekurangan terhadap sifat tertentu inilah
perlunya ambil pelajaran dari yang punya kelebihan.Sebagai
contoh firman Allah: Wal Asr,ini yang bias praktek adalah orang barat,hanya
potensi dan kelebihannya mereka arahkan kepada time is money.hal ini tinggal
merubah menjadi time is amal.Sedangkan orang disini (Indonesia)Time pun tidak
punya.Sebaliknya untuk prilaku tak mudah marah,yang banyak praktek adalah orang
Indonesia,tetapi sementara Bangsa ini adalah Bangsa yang mudah terpengaruh(Jw:katut),tidak
siap memimpin siapnya dipimpin.polos,lugu cenderung tidak mudengan,sehingga
mudah ditipu dan dimanfaatkan oleh orang lain,kalau ada yang pandai (Jw :mletik
)tidak kuatan ,jiwanya tidak stabil,cenderung licik,ibarat cc kendaraan yang
gampang panas.Bandingkan dengan orang – orang Venezuela yang berhadapan dengan
Amerika,pribadi – pribadinya tidak takut.Lain halnya yang terjadi di
Jepang,walaupun mengalami kalah perang dan dijatuhi bom sekutu,yang berakibat
dua pertiga wilayahnya tidak bisa ditanami ,sumber daya alamnya minim,akan
tetapi pada tahun 1971 negara Jepang sudah masuk dalam I G G I badan internasional yang memberi bantuan berupa utangan kepada Indonesia.Inilah pentingnya
Mengapa bisa begitu ?,agar supaya dapat mempengaruhi
sehingga dapat merubah kekurangan pada diri mereka.maksutnya model
hidup,karakter,kesiapan,kejujuran ,kerja keras,tak mudah menyerah,tekun,hal dapat
ditranfer dan dipelajari.
Bangsa ini telah diberi nikmat macam –macam tetapi apa-apa
yang ada pada bangsa ini seputar sifat negative, malas
,khianat,ketidakjujuran,dholim ,bakar – bakaran .Hal ini akan mengundang adzab
dari langit.tampak nyata didalam perjalanan
Bani Isroil (anak turun nabi Ya,kub),Bagaimana awalnya kisah nabi Yusuf
dibuang - buang ,dijual dan menjadi
budak sehingga dibeli pembesak kerajaan Mesir,karena beliau membawa sifat dan
ahlak yang luhur,sehingga istri pembesar menginginkan ,menggoda beliau,tetapi
ajakan itu beliau tolak sehingga konsekwensinya masuk penjara.kemudian
ibaratnya hari ini dipenjara besoknya diangkat oleh Allah sebagai perdana
mentri kerajaan .saudara – saudara Nabi
.saudara – saudara Nabi datang ikut
terangkat,nunut kamukten dan hidupnya terhormat di negeri Mesir.Tetapi kemudian
apa yang terjadi ?,generasi berikutnya meninggalkan sholat dan memperturutkan
sahwat,maka Allah banting hingga dibawah telapak kaki Fir,aun yang dholim.
Bangsa Indonesia ini mempunyai sifat
luhur,dan mempunyai orang – orang yang berkarakter,sebagai contoh tokoh
Gajahmada,Sultan Agung,Kasman Singodimejo,akan tetapi bangsa ini juga tokoh Ken Arok.Sebenarnya
kalau Bangsa ini mau perubahan,itu bisa .Diantara sifat – sifat negatif adalah
ewuh pekewuh,kentalnya jiwa terjajah atau jiwa
budak,minderan,penakut,apatis,tidak pernah merasa menjadi tuan dinegerinya
sendiri,pandai mencari alasan pemaaf,mupusnya pinter,bangsa yang mudah
terbawa.Maka kalau suasana Islam ada dimana – mana kitapun akan terbawa,katut.
Kalau islam yang dibawa Nabi SAW datang
kepada Kholid bin Walid maka akan
menjadikan Kholid sebagai Saifulloh.
Kalau datang kepada Umar jadinya Umar Al Farauq.Maka bila Islam datang kepada
macam – macam potensi yang ada disini (Indonesia)maka mutiara – mutiara akan
bermunculan . misalnya Bob Hasan,Kwek Kian Gie,Susno Duwaji,maka belajar pada
Khiyaruhum fil jahiliyah wa khiyaruhum
fil islam fa idza faqqohu.Orang yang berbobot dalam jahiliyah akan
berbobot pada saat Islam apabila dia memahami.Tetapi jangan belajar liciknya.Dengan
suasana da,wah Nabi Musa,maka orang – orangnya Fir,aun berani ngomong,istri dan
tukang sihirnya menjadi beriman.
Untuk merobah karakter, utamanya dengan
kerja da,wah.Tetapi prosesnya memerlukan waktu yang panjang.Sekian banyak
contoh orang – orang setelah ikut kerja da,wah
3 hari,40 hari, 4 bulan secara istikomah
telah berubah karakternya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar