Sabtu, 21 Maret 2015

PENDIDIKAN KARAKTER


PENDIDIKAN KARAKTER

Bangsa Indonesia menggalakkan pentingnya pendidikan kharakter. Tema setiap even kenegaraan, misalnya HUT RI, Sumpah Pemuda, Hardiknas, dll. selalu disisipkan pentingnya pendidikan karakter. Apalagi bidang pendidikan cirikas kurikulum KTSP maupun Kurilas adalah memasukkan pendidikan karakter. Islam 14 abad yang lalu telah menjelaskan tentang karakter bangsa-bangsa.
,Allah berfirman didalam Q S Al Hujurot :13 :
Hai manusia, Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa - bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal.
Kata  didalam ayat tersebut ada yang memahami “Dari keturunan Adam dan Hawa.Tetapi juga bisa bermakna dari jenis kelamin laki – laki dan perempuan ,yang menurunkan suku – suku hingga Bangsa yang menunjukkan karakter budayanya,Jadi dimulai dari dasar Adam dan Hawa ,dari jenis jenis laki – laki dan perempuan berkembang membentuk suku,berkembang lebih besar lagi membentuk Bangsa.
Manusia yang paling dicintai adalah dirinya,maka dia tidak ingin tercela,tetapi ingin terpuji dan mulia.Manusia itu mempunyai sifat dasar atau bahan mentahnya ,egonya ,yaitu yang paling dicintai adalah dirinya,dan itu merupakan fitroh,gawan bayi,naluri,mengarah kepada dirinya.Contohnya preman walau berkonotasi buruk,tetapi diantara mereka,ada tidak yang merasa dirinya paling super?saya paling hebat ?. Ketika orang berfoto bersama,maka setelah jadi, yang paling dicari dan diperhatikan adalah dirinya.Kalau punya saudara, yang satu jadi asisten bupati,dan satunya jadi tukang patri, siapa yang diceritakan ?.dia bukan membanggakan orang yang diceritakan,tetapi dia membanggakan dirinya.S ampai ada istilah golek pamrih,sebetulnya tidak ada orang yang berbuat tanpa pamrih kecuali orang yang latah,nglindur atau gila.jadi pasti manusia punya keinginan atau pamrih kepada sesuatu yang dianggap menguntungkan dirinya.Ihlas dan ria, itu berangkat dari stasiun yang sama,sama –sama ingin mencari pamrih yang dianggap menguntungkan dirinya.Ihlas ingin mencari pamrih dari Allah,sedang ria, mencari pamrih ,ingin dipuji,mencari ridlo dari manusia.
Pamrih itu tergantung pada nilai – nilai yang masuk pada dirinya dan keyakinan yang masuk pada dirinya.sebagai contoh,Fir,aun berkata “akulah tuhanmu yang maha tinggi !”.Fir,aun memaksa manusia untuk menyembahnya,jadi Fir,aun ingin menuhan – nuhankan dirinya.Sedangkan Nabi SAW mengerjakan sholat hingga bengkak –bengkak kakinya.ketika ditanya oleh istri beliau mengapa sampai begitu ?,Nabi menjawab “aku ingin agar supaya aku termasuk seorang hamba yang bersyukur.Jadi Nabi SAW ingin membudak – budakkan dirinya kepada Allah.keduanya sekilas Nampak berbeda,tetapi sesungguhnya keduanya berangkat dari stasiun atau akar yang sama.yaitu sama – sama mempunyai pamrih yang dianggap menguntungkan dirinya,yang dilakukan Nabi SAW didorong oleh dua asas,yaitu :
1.Keyakinan yang benar kepada Allah SWT.
2.Nilai– nilai yang masuk kepada beliau,yaitu nilai – nilai akherat.
Sedang Fir,aun orientasi keyakinannya kepada mahluk dan nilai – nilai duniawi.Jadi kalau keyakinan seseorang kepada Allah dan hari akherat  tipis atau hilang maka pasti orientasi keyakinannya kepada mahluk dan dunia.
              Modal yang diperlukan untuk sampai kepada Allah dan akherat adalah amal ,sedang modal yang diperlukan untuk sampai kepada mahluk dan dunia adalah maal (kebendaan )lawan dari amal,hal ini menjadi perang keyakinan dari sejak nabi Adam sampai manusia terakhir.
              Ketika sahabat Bilal RA masih berstatus sebagai budak,yang merupakan strata terendah manusia, jiwanya juga sebagai budak,maka kehidupannya juga sebagai budak yaitu sendiko dawuh,mituhu,taat sepenuhnya kepada tuannya.Tetapi ketika datang kepadanya da,wah Nabi agar beriman kepada Allah dan hari akherat .Maka badannya Bilal statusnya sebagai budak tetapi jiwanya telah merdeka dari perbudakan .Kapan beliau mulai merdeka jiwanya ?,yaitu sesudah mengenal siapa beliau harus menghamba.Makin kuat imannya kepada Allah dan akherat makin merdeka jiwanya dan akan menjadi tuan untuk dirinya sendiri.Bilal telah mengenal siapa penciptanya,siapa pengayomnya,siapa yang menghidupinya,siapa pengawasnya,sesudah kehidupan dunia ada kehidupan akherat yang kekal abadi ,maka Bilal keluar jiwanya dari Umayam bin Kholaf kepada Allah,dari dunia kepada akherat.Sebaliknya Abul Hakam (bapaknya orang bijaksana)status sosial kemasyarakatannya sebagai bangsawan,ningrat,darah biru,tokoh masyarakat dan dari kaum quraisy, merdeka,tetapi apa yang terjadi ?ketika da,wah Nabi sampai kepadanya,kebenaran telah sampai kepadanya,dia tahu bahwa itu kebenaran,tetapi dia tidak sanggup karena ia takut kehilangan jaah,kedudukan ,prestise,gengsi,yang orientasinya kepada manusia dan kehidupan sekarang (dunia )yang itu semua untuk dirinya .Ketika dunia datang dia kalahkan Allah,yang dipandang besar adalah manusia. Dimana itu ?,yaitu didunia.akhirnya dia menjadi budak dirinya,menjadi budak lingkungan,dan menjadi budak anggapan orang,sehingga menjadi hina.sehingga berubah sebutannya dari Abu hakam menjadi Abu jahal.
              Manusia yang terdiri dari antar laki – laki dan perempuan,antar suku,kemudian antar bangsa masing – masing,mempunyai kelebihan karakter ,karena berbagai faktor antara lain,faktor alam,fak tor iklim,makanan dan budaya.Contohnya orang pesisir mempunyai karakter (Jw: los ) yang menurut orang Solo yang demikian itu kasar,keras.sedangkan orang Solo jalannya ngapurancang karena terwarnai suasana kraton,Dialam yang tidak kenal dengan dunia kraton,maka bentukannya berbeda .Orang Nepal dibentuk oleh alamnya,sehingga orang satu yang menjadi tentara Ghorga Inggris,berani berhadapan dengan banyak pasukan,Contoh lain,orang negro yang masih belum tercemar,melihat orang kulit putih tidak tertarik.Lain halnya dengan keumuman orang yang sudah tercemar melihat antara orang yang hitam dan putih rata – rata senang yang putih.Manusia dalam dalam bentuk suku kalau belum tercemar maka merasa superior yang dibanggakan,kalau inverior tidak dibanggakan bahkan ditutupi.Lebih besar lagi manusia dalam bentuk suku bangsa.Sebagai contoh,Negara Inggris(Great Britain )merasa superior sehingga diberi sebutan ,Negara yang matahari tak pernah tenggelam,karena jajahannya ada dimana-mana.Padahal dinegara tersebut,dua bulan matahari tak pernah muncul sehingga warganya mudah terserang penyakit polio. juga Amerika yang merasa sebagai polisi dunia.Ini berangkat dari mana?.Jawabannya Egosentris baik tingkat diri,suku atau bangsa.Kalau orientasinya kepada mahluk dan dunia maka akan menjadi buas seperti hukum .
 agar kalian saling kenal mengenal,untuk apa ?,manusia dikenal sebagai mahluk social being ,mahluk yang bermasyarakat ,tidak ada manusia yang tidak punya kelebihan masing – masing suku,bangsa juga punya kelebihan untuk saling mengenal ,saling mengambil manfaat,saling belajar sifat, karakter dan watak.kalau ini tidak ada aturan main,standart,ukuran apa yang dikatakan baik,maka nanti masing – masing akan membawa egonya.melihat bangsa lain untuk kepentingan di dunia ini.inilah yang terjadi pada perang dunia satu dan dua,dirinya merasa berhak saling mengekploitasi.hal itu merupakan superioritas yang berasal dari ego yang salah saluran .Akar kesalahannya terletak pada :
1.Keyakinan
 2.Nilai yang masuk padanya mereka merasa harus paling super diantara manusia,harus lebih unggul dan mulia menurut pandangan manusia dan itu harus dicapai didunia.Manusia mempunyai naluri,gawan bayi,fitroh,bahwa yang paling dicinta i  adalah dirinya.Sifat ego ada pada diri orang kafir dan ada pada orang mukmin,hanya tersalurnya ego ada yang benar dan ada yang salah.Mengejawantahkan sifat ego,ingin mulia dan super,tergantung pada keyakinan dan nilai yang masuk padanya,maka maka Nabi datang mengenalkan siapa Allah,bagaimana kehidupan sesudah ini,yakni akherat,Nabi bicara terus menerus tiga belas tahun fase pertama.Kalau  ( dibiarkan tanpa aturan main dari Allah,maka akan terjadi sebagaimana perang dunia satu dan dua.Keinginan manusiadari dorongan egonya baik secara pribadi,suku,bangsa,untuk menjadi superior dan mulia akan tercapa apabila disalurkan sesuai dengan aturan Alloh SWT,sebagaimana yang telah Alloh firmankan didalam QS AL hujurot  :
 13. Hai manusia, Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa - bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal.
Dari ayat tersebut mengandung makna bahwa manusia ingin hidup mulia maka jangan kamu salurkan kepada kebanggaan diri kepada suku dan bangsa tetapi salurkanlah kepada – Ku.
Ada bangsa yang berbobot watak dan karakternya  karena ini adalah produk dari Allah (hasil ciptaan Allah)bagaimana untuk yang  kekurangan terhadap sifat tertentu inilah perlunya  ambil  pelajaran dari yang punya kelebihan.Sebagai contoh firman Allah: Wal Asr,ini yang bias praktek adalah orang barat,hanya potensi dan kelebihannya mereka arahkan kepada time is money.hal ini tinggal merubah menjadi time is amal.Sedangkan orang disini (Indonesia)Time pun tidak punya.Sebaliknya untuk prilaku tak mudah marah,yang banyak praktek adalah orang Indonesia,tetapi sementara Bangsa ini adalah Bangsa yang mudah terpengaruh(Jw:katut),tidak siap memimpin siapnya dipimpin.polos,lugu cenderung tidak mudengan,sehingga mudah ditipu dan dimanfaatkan oleh orang lain,kalau ada yang pandai (Jw :mletik )tidak kuatan ,jiwanya tidak stabil,cenderung licik,ibarat cc kendaraan yang gampang panas.Bandingkan dengan orang – orang Venezuela yang berhadapan dengan Amerika,pribadi – pribadinya tidak takut.Lain halnya yang terjadi di Jepang,walaupun mengalami kalah perang dan dijatuhi bom sekutu,yang berakibat dua pertiga wilayahnya tidak bisa ditanami ,sumber daya alamnya minim,akan tetapi pada tahun 1971 negara Jepang sudah masuk dalam I G G I  badan internasional yang memberi bantuan  berupa utangan  kepada Indonesia.Inilah pentingnya Mengapa bisa begitu ?,agar supaya dapat mempengaruhi sehingga dapat merubah kekurangan pada diri mereka.maksutnya model hidup,karakter,kesiapan,kejujuran ,kerja keras,tak mudah menyerah,tekun,hal dapat ditranfer dan dipelajari.
             Bangsa ini telah diberi nikmat macam –macam tetapi apa-apa yang ada pada bangsa ini seputar sifat negative, malas ,khianat,ketidakjujuran,dholim ,bakar – bakaran .Hal ini akan mengundang adzab dari langit.tampak nyata didalam perjalanan  Bani Isroil (anak turun nabi Ya,kub),Bagaimana awalnya kisah nabi Yusuf dibuang -  buang ,dijual dan menjadi budak sehingga dibeli pembesak kerajaan Mesir,karena beliau membawa sifat dan ahlak yang luhur,sehingga istri pembesar menginginkan ,menggoda beliau,tetapi ajakan itu beliau tolak sehingga konsekwensinya masuk penjara.kemudian ibaratnya hari ini dipenjara besoknya diangkat oleh Allah sebagai perdana mentri kerajaan .saudara – saudara  Nabi .saudara – saudara  Nabi datang ikut terangkat,nunut kamukten dan hidupnya terhormat di negeri Mesir.Tetapi kemudian apa yang terjadi ?,generasi berikutnya meninggalkan sholat dan memperturutkan sahwat,maka Allah banting hingga dibawah telapak kaki Fir,aun yang dholim.
Bangsa Indonesia ini mempunyai sifat luhur,dan mempunyai orang – orang yang berkarakter,sebagai contoh tokoh Gajahmada,Sultan Agung,Kasman Singodimejo,akan tetapi  bangsa ini juga tokoh Ken Arok.Sebenarnya kalau Bangsa ini mau perubahan,itu bisa .Diantara sifat – sifat negatif adalah ewuh pekewuh,kentalnya jiwa terjajah atau jiwa budak,minderan,penakut,apatis,tidak pernah merasa menjadi tuan dinegerinya sendiri,pandai mencari alasan pemaaf,mupusnya pinter,bangsa yang mudah terbawa.Maka kalau suasana Islam ada dimana – mana kitapun akan terbawa,katut. Kalau islam yang dibawa  Nabi SAW datang kepada  Kholid bin Walid maka akan menjadikan  Kholid sebagai Saifulloh. Kalau datang kepada Umar jadinya Umar Al Farauq.Maka bila Islam datang kepada macam – macam potensi yang ada disini (Indonesia)maka mutiara – mutiara akan bermunculan . misalnya Bob Hasan,Kwek Kian Gie,Susno Duwaji,maka belajar pada Khiyaruhum fil jahiliyah wa khiyaruhum  fil islam fa idza faqqohu.Orang yang berbobot dalam jahiliyah akan berbobot pada saat Islam apabila dia memahami.Tetapi jangan belajar liciknya.Dengan suasana da,wah Nabi Musa,maka orang – orangnya Fir,aun berani ngomong,istri dan tukang sihirnya menjadi beriman.
Untuk merobah karakter, utamanya dengan kerja da,wah.Tetapi  prosesnya  memerlukan waktu yang panjang.Sekian banyak contoh orang – orang setelah ikut kerja da,wah  3 hari,40 hari, 4 bulan secara istikomah  telah berubah karakternya.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar