DAKWAH nabi-NABI SEBELUM rasulullah SAW.
1. NABI Nuh as.
Firman Allah SWT.
6. Maka seruanku itu
hanyalah menambah mereka lari (dari kebenaran).
7. Dan sesungguhnya setiap
kali aku menyeru mereka (kepada iman) agar Engkau mengampuni mereka, mereka
memasukkan anak jari mereka ke dalam telinganya dan menutupkan bajunya
(kemukanya) dan mereka tetap (mengingkari) dan menyombongkan diri dengan
sangat.
8. Kemudian sesungguhnya aku
telah menyeru mereka (kepada iman) dengan cara terang-terangan,
9. Kemudian sesungguhnya aku
(menyeru) mereka (lagi) dengan terang-terangan dan dengan diam-diam,
(QS. Nuh, 71/5-9)
Firman Allah
SWT.
25. Dan sesungguhnya Kami
telah mengutus Nuh kepada kaumnya, (Dia berkata): "Sesungguhnya aku adalah
pemberi peringatan yang nyata bagi kamu,
26. Agar kamu tidak
menyembah selain Allah. Sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa azab (pada)
hari yang sangat menyedihkan".
27. Maka berkatalah
pemimpin-pemimpin yang kafir dari kaumnya: "Kami tidak melihat kamu,
melainkan (sebagai) seorang manusia (biasa) seperti kami, dan kami tidak
melihat orang-orang yang mengikuti kamu, melainkan orang-orang yang hina dina
di antara kami yang lekas percaya saja, dan kami tidak melihat kamu memiliki
sesuatu kelebihan apapun atas kami, bahkan kami yakin bahwa kamu adalah orang-orang
yang dusta".
28. Berkata Nuh:
"Hai kaumku, bagaimana pikiranmu, jika aku ada mempunyai bukti yang nyata
dari Tuhanku, dan diberinya aku rahmat dari sisi-Nya, tetapi rahmat itu
disamarkan bagimu. Apa akan kami paksakankah kamu menerimanya, padahal kamu
tiada menyukainya?"
29. Dan (dia berkata):
"Hai kaumku, aku tiada meminta harta benda kepada kamu (sebagai upah) bagi
seruanku. upahku hanyalah dari Allah dan aku sekali-kali tidak akan mengusir
orang-orang yang telah beriman. Sesungguhnya mereka akan bertemu dengan
Tuhannya, akan tetapi aku memandangmu suatu kaum yang tidak mengetahui".
30. Dan (Dia berkata):
"Hai kaumku, siapakah yang akan menolongku dari (azab) Allah jika aku
mengusir mereka. Maka tidakkah kamu mengambil pelajaran?
31. Dan aku tidak mengatakan
kepada kamu (bahwa): "Aku mempunyai gudang-gudang rezki dan kekayaan dari
Allah, dan aku tiada mengetahui yang ghaib", dan tidak (pula) aku
mengatakan: "Bahwa sesungguhnya aku adalah malaikat", dan tidak juga
aku mengatakan kepada orang-orang yang dipandang hina oleh penglihatanmu:
"Sekali-kali Allah tidak akan mendatangkan kebaikan kepada mereka".
Allah lebih mengetahui apa yang ada pada diri mereka; Sesungguhnya aku, kalau
begitu benar-benar termasuk orang-orang yang zalim.
32. Mereka Berkata
"Hai Nuh, sesungguhnya kamu telah berbantah dengan kami, dan kamu telah
memperpanjang bantahanmu terhadap kami, Maka datangkanlah kepada kami azab yang
kamu ancamkan kepada kami, jika kamu termasuk orang-orang yang benar". (QS. Hud,
11/25-32)
Firman Allah
SWT.
“Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh
kepada kaumnya, maka ia tinggal di antara mereka seribu tahun kurang lima puluh
tahun. Maka mereka ditimpa banjir besar, dan mereka adalah orang-orang yang
zalim.” (QS. Al Ankabut,
29/14)
2.
NABI Hud as.
Firman Allah SWT.
123. Kaum 'Aad telah
mendustakan para rasul.
124. Ketika saudara mereka
Hud berkata kepada mereka: "Mengapa kamu tidak bertakwa?
125. Sesungguhnya aku
adalah seorang Rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,
126. Maka bertakwalah
kepada Allah dan taatlah kepadaku.
127. Dan sekali-kali aku
tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari
Tuhan semesta alam.
128. Apakah kamu mendirikan
pada tiap-tiap tanah tinggi bangunan untuk bermain-main,
129. Dan kamu membuat
benteng-benteng dengan maksud supaya kamu kekal (di dunia)?
130. Dan apabila kamu
menyiksa, maka kamu menyiksa sebagai orang-orang kejam dan bengis.
131. Maka bertakwalah
kepada Allah dan taatlah kepadaku.
132. Dan bertakwalah kepada
Allah yang telah menganugerahkan kepadamu apa yang kamu ketahui.
133. Dia telah
menganugerahkan kepadamu binatang-binatang ternak, dan anak-anak,
134. Dan kebun-kebun dan
mata air,
135. Sesungguhnya aku
takut kamu akan ditimpa azab hari yang besar".
136. Mereka menjawab:
"Adalah sama saja bagi kami, apakah kamu memberi nasehat atau tidak
memberi nasehat,
137. (agama kami) Ini
tidak lain hanyalah adat kebiasaan orang dahulu.
138. Dan kami sekali-kali
tidak akan di "azab".
139. Maka mereka
mendustakan Hud, lalu Kami binasakan mereka. Sesungguhnya pada yang demikian
itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka
tidak beriman.
140. Dan sesungguhnya
Tuhanmu, Dialah yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
(QS. Asy-Syu’aro, 26/123-140)
Firman Allah
SWT.
“Adapun kaum 'Aad maka mereka menyombongkan diri di muka bumi tanpa
alasan yang benar dan berkata: "Siapakah yang lebih besar kekuatannya dari
kami?" dan apakah mereka itu tidak memperhatikan bahwa Allah yang
menciptakan mereka adalah lebih besar kekuatan-Nya daripada mereka? dan adalah
mereka mengingkari tanda-tanda (kekuatan) Kami.”
(QS. Al Fushilat, 41/15)
Firman Allah
SWT.
50. Dan kepada kaum 'Ad
(Kami utus) saudara mereka, Huud. ia berkata: "Hai kaumku, sembahlah
Allah, sekali-kali tidak ada bagimu Tuhan selain Dia. Kamu hanyalah
mengada-adakan saja.
51. Hai kaumku, aku tidak
meminta upah kepadamu bagi seruanku ini. Upahku tidak lain hanyalah dari Allah
yang telah menciptakanku. Maka tidakkah kamu memikirkan(nya)?"
52. Dan (dia berkata):
"Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Tuhanmu lalu bertobatlah kepada-Nya,
niscaya dia menurunkan hujan yang sangat deras atasmu, dan dia akan menambahkan
kekuatan kepada kekuatanmu, dan janganlah kamu berpaling dengan berbuat
dosa."
53. Kaum 'Ad berkata:
"Hai Huud, kamu tidak mendatangkan kepada kami suatu bukti yang nyata, dan
kami sekali-kali tidak akan meninggalkan sembahan-sembahan kami karena
perkataanmu, dan kami sekali-kali tidak akan mempercayai kamu.
(QS.
Hud, 11/50-53)
3.
NABI Sholeh as.
Firman Allah SWT.
73. Dan (Kami telah mengutus)
kepada kaum Tsamud saudara mereka Shaleh. Ia berkata: "Hai kaumku,
sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain-Nya. Sesungguhnya
telah datang bukti yang nyata kepadamu dari Tuhammu. unta betina Allah ini
menjadi tanda bagimu, Maka biarkanlah dia makan di bumi Allah, dan janganlah
kamu mengganggunya dengan gangguan apapun, (yang karenanya) kamu akan ditimpa
siksaan yang pedih."
74. Dan ingatlah olehmu
di waktu Tuhan menjadikam kamu pengganti-pengganti (yang berkuasa) sesudah kaum
'Aad dan memberikan tempat bagimu di bumi. kamu dirikan istana-istana di
tanah-tanahnya yang datar dan kamu pahat gunung-gunungnya untuk dijadikan
rumah; Maka ingatlah nikmat-nikmat Allah dan janganlah kamu merajalela di muka
bumi membuat kerusakan.
75. Pemuka-pemuka yang
menyombongkan diri di antara kaumnya berkata kepada orang-orang yang dianggap
lemah yang telah beriman di antara mereka: "Tahukah kamu bahwa Shaleh
diutus (menjadi rasul) oleh Tuhannya?". mereka menjawab:
"Sesungguhnya kami beriman kepada wahyu, yang Shaleh diutus untuk
menyampaikannya".
76. Orang-orang yang
menyombongkan diri berkata: "Sesungguhnya kami adalah orang yang tidak
percaya kepada apa yang kamu imani itu".
77. Kemudian mereka
sembelih unta betina itu, dan mereka berlaku angkuh terhadap perintah Tuhan.
dan mereka berkata: "Hai Shaleh, datangkanlah apa yang kamu ancamkan itu
kepada kami, jika (betul) kamu termasuk orang-orang yang diutus (Allah)".
78. Karena itu mereka
ditimpa gempa, maka jadilah mereka mayat-mayat yang bergelimpangan di tempat
tinggal mereka.
79. Maka Shaleh
meninggalkan mereka seraya berkata: "Hai kaumku Sesungguhnya aku telah
menyampaikan kepadamu amanat Tuhanku, dan aku telah memberi nasehat kepadamu,
tetapi kamu tidak menyukai orang-orang yang memberi nasehat". (QS.
Al A’raaf, 7/73-79)
4.
NABI IBRAHIM as.
Firman Allah SWT.
68. Mereka berkata: "Bakarlah dia dan
bantulah tuhan-tuhan kamu, jika kamu benar-benar hendak bertindak".
69. Kami berfirman:
"Hai api menjadi dinginlah, dan menjadi keselamatanlah bagi Ibrahim",
70. Mereka hendak berbuat
makar terhadap Ibrahim, Maka kami menjadikan mereka itu orang-orang yang paling
merugi. (QS.
Al Anbiya, 21/68-70)
5.
NABI Luth as.
Firman Allah SWT.
80. Dan (Kami juga telah
mengutus) Luth (kepada kaumnya). (Ingatlah) tatkala dia berkata kepada mereka:
"Mengapa kamu mengerjakan perbuatan faahisyah itu, yang belum pernah
dikerjakan oleh seorangpun (di dunia ini) sebelummu?"
81. Sesungguhnya kamu
mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsumu (kepada mereka), bukan kepada
wanita, malah kamu ini adalah kaum yang melampaui batas.
82. Jawab kaumnya tidak
lain hanya mengatakan: "Usirlah mereka (Luth dan pengikut-pengikutnya)
dari kotamu ini; Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang berpura-pura
mensucikan diri."
83. Kemudian Kami
selamatkan dia dan pengikut-pengikutnya kecuali isterinya; dia termasuk
orang-orang yang tertinggal (dibinasakan).
84. Dan Kami turunkan
kepada mereka hujan (batu); Maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang
yang berdosa itu. (QS. Al A’raaf, 7/80-84)
“Mereka menjawab: "Hai Luth, sesungguhnya jika kamu tidak
berhenti, benar-benar kamu termasuk orang-orang yang diusir". (QS. Asy-Syu’aro, 26/167)
6. NABI Syu’aib as.
Firman Allah SWT.
85. Dan (Kami telah
mengutus) kepada penduduk Madyan saudara mereka, Syu'aib. ia berkata: "Hai
kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain-Nya.
Sesungguhnya telah datang kepadamu bukti yang nyata dari Tuhanmu. Maka
sempurnakanlah takaran dan timbangan dan janganlah kamu kurangkan bagi manusia
barang-barang takaran dan timbangannya, dan janganlah kamu membuat kerusakan di
muka bumi sesudah Tuhan memperbaikinya. yang demikian itu lebih baik bagimu
jika betul-betul kamu orang-orang yang beriman".
86. Dan janganlah kamu
duduk di tiap-tiap jalan dengan menakut-nakuti dan menghalang-halangi orang
yang beriman dari jalan Allah, dan menginginkan agar jalan Allah itu menjadi
bengkok. dan ingatlah di waktu dahulunya kamu berjumlah sedikit, lalu Allah
memperbanyak jumlah kamu. dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang
yang berbuat kerusakan.
87. Jika ada segolongan daripada
kamu beriman kepada apa yang Aku diutus untuk menyampaikannya dan ada (pula)
segolongan yang tidak beriman, Maka bersabarlah, hingga Allah menetapkan
hukumnya di antara kita; dan dia adalah hakim yang sebaik-baiknya.
88. Pemuka-pemuka dan
kaum Syu'aib yang menyombongkan dan berkata: "Sesungguhnya kami akan
mengusir kamu hai Syu'aib dan orang-orang yang beriman bersamamu dari kota
kami, atau kamu kembali kepada agama kami". Berkata Syu'aib: "Dan
apakah (kamu akan mengusir kami), kendatipun kami tidak menyukainya?"
89. Sungguh kami
mengada-adakan kebohongan yang benar terhadap Allah, jika kami kembali kepada
agamamu, sesudah Allah melepaskan kami dari padanya. dan tidaklah patut kami
kembali kepadanya, kecuali jika Allah, Tuhan kami menghendaki(nya). pengetahuan
Tuhan kami meliputi segala sesuatu. kepada Allah sajalah kami bertawakkal. Ya
Tuhan kami, berilah keputusan antara kami dan kaum kami dengan hak (adil) dan
Engkaulah pemberi keputusan yang sebaik-baiknya.
90. Pemuka-pemuka kaum
Syu'aib yang kafir berkata (kepada sesamanya): "Sesungguhnya jika kamu
mengikuti Syu'aib, tentu kamu jika berbuat demikian (menjadi) orang-orang yang
merugi".
91. Kemudian mereka
ditimpa gempa, maka jadilah mereka mayat-mayat yang bergelimpangan di dalam
rumah-rumah mereka,
92. (yaitu) orang-orang
yang mendustakan Syu'aib seolah-olah mereka belum pernah berdiam di kota itu;
orang-orang yang mendustakan Syu'aib mereka itulah orang-orang yang merugi.
93. Maka Syu'aib
meninggalkan mereka seraya berkata: "Hai kaumku, sesungguhnya aku telah
menyampaikan kepadamu amanat-amanat Tuhanku dan aku telah memberi nasehat
kepadamu. Maka bagaimana aku akan bersedih hati terhadap orang-orang yang
kafir?"
(QS. Al A’raaf, 7/85-93)
7. DA,WAH NABI MUSA
AS
127. Karun berkata: "Sesungguhnya aku hanya diberi harta
itu, karena ilmu yang ada padaku". dan Apakah ia tidak mengetahui,
bahwasanya Allah sungguh telah membinasakan umat-umat sebelumnya yang lebih
kuat daripadanya, dan lebih banyak mengumpulkan harta? dan tidaklah perlu
ditanya kepada orang-orang yang berdosa itu, tentang dosa-dosa mereka.(28.Al Qosos.78)
128. Maka tidak ada yang beriman kepada Musa, melainkan
pemuda-pemuda dari kaumnya (Musa) dalam Keadaan takut bahwa Fir'aun dan
pemuka-pemuka kaumnya akan menyiksa mereka. Sesungguhnya Fir'aun itu berbuat sewenang-wenang
di muka bumi. dan Sesungguhnya Dia Termasuk orang-orang yang melampaui batas.(10.Yunus.83)
129. Maka Kami benamkanlah Karun beserta rumahnya ke dalam bumi.
Maka tidak ada baginya suatu golonganpun yang menolongnya terhadap azab Allah.
dan Tiadalah ia Termasuk orang-orang (yang dapat) membela (dirinya). (28.Al Qosos.81)
130. Dan Sesungguhnya Kami telah menghukum (Fir'aun dan) kaumnya
dengan (mendatangkan) musim kemarau yang panjang dan kekurangan buah-buahan,
supaya mereka mengambil pelajaran.(7. Al A,rof.130)
131. Maka Kami kirimkan kepada mereka taufan, belalang, kutu,
katak dan darah sebagai bukti yang jelas, tetapi mereka tetap menyombongkan
diri dan mereka adalah kaum yang berdosa.(7.Al A,rof.133)
132. Dan Kami memungkinkan Bani Israil melintasi laut, lalu
mereka diikuti oleh Fir'aun dan bala tentaranya, karena hendak Menganiaya dan
menindas (mereka); hingga bila Fir'aun itu telah hampir tenggelam berkatalah
dia: "Saya percaya bahwa tidak ada Tuhan melainkan Tuhan yang dipercayai
oleh Bani Israil, dan saya Termasuk orang-orang yang berserah diri (kepada
Allah)".(7.Al A,rof.90)
133. Dan Kami pusakakan kepada kaum yang telah ditindas itu,
negeri-negeri bahagian timur bumi dan bahagian baratnya yang telah Kami beri
berkah padanya. dan telah sempurnalah Perkataan Tuhanmu yang baik (sebagai
janji) untuk Bani Israil disebabkan kesabaran mereka. dan Kami hancurkan apa
yang telah dibuat Fir'aun dan kaumnya dan apa yang telah dibangun mereka.(7 Al A,rof.137)
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar