Minggu, 15 Maret 2015

MANUSIA MERDEKA


M A N U S I A   M E R D E K A

PENCIPTAAN JIWA
QS . Asy Syams 91 Ayat 7-10
Artinya :  “Dan jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya),    Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya.   Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu, Dan Sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya”

DI ALAM KANDUNGAN
QS. Al  A’raaf  7 Ayat 172 -173

Artinya : “Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): "Bukankah Aku Ini Tuhanmu?" mereka menjawab: "Betul (Engkau Tuban kami), kami menjadi saksi". (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya kami (Bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap Ini (keesaan Tuhan)", Atau agar kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya orang-orang tua kami Telah mempersekutukan Tuhan sejak dahulu, sedang kami Ini adalah anak-anak keturunan yang (datang) sesudah mereka. Maka apakah Engkau akan membinasakan kami Karena perbuatan orang-orang yang sesat dahulu ?"

LAHIR DALAM KEADAAN SUCI
Hadits Rasulullah SAW.
“ Setiap anak itu dilahirkan menurut fitrah ( asal kejadiaannya yakni suci, bersih dan murni) (HR. Thabrani )

AQIL BQLIGH
QS. Al Israa’ 17 Ayat 15

 Barangsiapa yang berbuat sesuai dengan hidayah (Allah), Maka Sesungguhnya dia berbuat itu untuk (keselamatan) dirinya sendiri; dan barangsiapa yang sesat Maka Sesungguhnya dia tersesat bagi (kerugian) dirinya sendiri. dan seorang yang berdosa tidak dapat memikul dosa orang lain, dan Kami tidak akan meng'azab sebelum kami mengutus seorang rasul.

SETIAP UMAT DIUTUS NABI
QS. An Nahl Ayat 36

Artinya :    “Dan sungguhnya kami Telah mengutus Rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): "Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut[826] itu", Maka di antara umat itu ada orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula di antaranya orang-orang yang Telah pasti kesesatan baginya[826]. Maka berjalanlah kamu dimuka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul)”
Thaghut ialah syaitan dan apa saja yang disembah selain dari Allah s.w.t.

TUGAS NABI-NABI HANYA MENGINGATKAN
QS. Al Ghaasyiyah 88  Ayat  21 -22

Artinya :  Maka berilah peringatan, Karena Sesungguhnya kamu hanyalah orang yang memberi peringatan.   Kamu bukanlah orang yang berkuasa atas mereka,

QS.Ar ra’d 13 Ayat 40
   Artinya :  Karena Sesungguhnya tugasmu hanya menyampaikan saja, sedang Kami-lah yang menghisab amalan mereka”

MANUSIA MERDEKA YANG BERTANGGUNG  JAWAB
QS. Al Insaan 76 Ayat  3
 Artinya :  “Sesungguhnya kami telah menunjukinya jalan yang lurus; ada yang bersyukur dan ada pula yang kafir”

QS. Al Balad 90 Ayat 10
Artinya :  “Dan kami Telah menunjukkan kepadanya dua jalan”
yang dimaksud dengan dua jalan ialah jalan kebajikan dan jalan kejahatan.

QS.Asy Syams  91 Ayat 9
 Artinya :   “Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu,  Dan Sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya”

QS. Al Qiyaamah 75 Ayat 14-15

Artinya :   “Bahkan manusia itu menjadi saksi atas dirinya sendiri,  Meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya”

QS. Al An’am  6 Ayat 148-149
Artinya :  “Orang-orang yang mempersekutukan Tuhan, akan mengatakan: "Jika Allah menghendaki, niscaya kami dan bapak-bapak kami tidak mempersekutukan-Nya dan tidak (pula) kami mengharamkan barang sesuatu apapun." demikian pulalah orang-orang sebelum mereka Telah mendustakan (para rasul) sampai mereka merasakan siksaan kami. Katakanlah: "Adakah kamu mempunyai sesuatu pengetahuan sehingga dapat kamu mengemukakannya kepada kami?" kamu tidak mengikuti kecuali persangkaan belaka, dan kamu tidak lain hanyalah berdusta.  Katakanlah: "Allah mempunyai hujjah yang jelas lagi kuat; Maka jika dia menghendaki, pasti dia memberi petunjuk kepada kamu semuanya"

MANUSIA TERGADAI OLEH AMALNYA SENDIRI

QS. Al Muddatsir  74  Ayat 38
Artinya :   “Tiap-tiap diri bertanggung jawab atas apa yang Telah diperbuatnya”

QS. Ath Thur 52 Ayat 21
                                                                                                                         
Artinya: “Tiap-tiap manusia tergadai dengan apa yang dikerjakannya”

QS. Fushshilat  41 Ayat 46
Artinya :   “Barangsiapa yang mengerjakan amal yang saleh Maka (pahalanya) untuk dirinya sendiri dan barangsiapa mengerjakan perbuatan jahat, Maka (dosanya) untuk dirinya sendiri; dan sekali-kali tidaklah Rabb-mu menganiaya hamba-hambaNya”

QS. Asy Syu’aaraa  : Ayat 30
Artinya :  “Dan apa saja musibah yang menimpa kamu Maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu)”

QS. Ar Ruum : Ayat 41

Artinya :   “Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan Karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)”

KETENTUAN ALLAH UNTUK MANUSIA SEJAK NABI ADAM SAMPAI MANUSIA TERAKHIR IKUT NABI SELAMAT, MENENTANG NABI CELAKA.

QS. Al Baqarah :  Ayat 38-39
 Artinya :  “Kami berfirman: "Turunlah kamu semuanya dari surga itu! Kemudian jika datang petunjuk-Ku kepadamu, Maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati".  Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat kami, mereka itu penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya”

QS. Ath Thahaa : Ayat 123-124
 Artinya :  “Allah berfirman: "Turunlah kamu berdua dari surga bersama-sama, sebagian kamu menjadi musuh bagi sebagian yang lain. Maka jika datang kepadamu petunjuk daripada-Ku, lalu barangsiapa yang mengikut petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka.  Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, Maka Sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta"




Tidak ada komentar:

Posting Komentar