HARGA IMAN
Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan
mati sedang mereka tetap dalam kekafirannya, maka tidaklah akan diterima dari
seseorang di antara mereka emas sepenuh bumi, walaupun dia menebus diri dengan
emas (yang sebanyak) itu. Bagi mereka itulah siksa yang pedih dan sekali-kali
mereka tidak memperoleh penolong. (Q.S. Al Imran : 91).
Sesungguhnya orang-orang yang kafir
sekiranya mereka mempunyai apa yang di bumi ini seluruhnya dan mempunyai yang
sebanyak itu (pula) untuk menebus diri mereka dengan itu dari azab hari kiamat,
niscaya (tebusan itu) tidak akan diterima dari mereka, dan mereka beroleh azab
yang pedih. (Q.S. Al Maa-idah :36).
Bagi orang-orang yang memenuhi seruan
Tuhannya, (disediakan) pembalasan yang baik. Dan orang-orang yang tidak
memenuhi seruan Tuhan, sekiranya mereka mempunyai semua (kekayaan) yang ada di
bumi dan (ditambah) sebanyak isi bumi itu lagi besertanya, niscaya mereka akan
menebus dirinya dengan kekayaan itu. Orang-orang itu disediakan baginya hisab
yang buruk dan tempat kediaman mereka ialah Jahanam dan itulah seburuk-buruk
tempat kediaman. (Q.S. Ar Ra’d : 18).
Dan
sekiranya orang-orang yang lalim mempunyai apa yang ada di bumi semuanya dan
(ada pula) sebanyak itu besertanya, niscaya mereka akan menebus dirinya dengan
itu dari siksa yang buruk pada hari kiamat. Dan jelaslah bagi mereka azab dari
Allah yang belum pernah mereka perkirakan. (Q.S. Az Zumar : 47).
Dan tidak ada seorang teman akrab pun
menanyakan temannya (10) Sedang mereka saling melihat. Orang kafir ingin kalau
sekiranya dia dapat menebus (dirinya) dari azab hari itu dengan anak-anaknya
(11) Dan istrinya dan saudaranya (12) Dan kaum familinya yang melindunginya (di
dunia) (13) Dan orang-orang di atas bumi seluruhnya, kemudian (mengharapkan)
tebusan itu dapat menyelamatkannya (14) Sekali-kali tidak dapat. Sesungguhnya
neraka itu adalah api yang bergejolak (15) Yang mengelupaskan kulit kepala (16)
Yang memanggil orang yang membelakang dan yang berpaling (dari agama) (17)
Serta mengumpulkan (harta benda) lalu menyimpannya. {1} (18) (Q.S. Al Ma’aarij : 10-18).
(Demikianlah
keadaan orang-orang kafir itu), hingga apabila datang kematian kepada seseorang
dari mereka, dia berkata: "Ya Tuhanku kembalikanlah aku (ke dunia), {1} (99) agar aku berbuat
amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak.
Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka
ada dinding sampai hari mereka dibangkitkan {2} (100) (Q.S. Al Mu’
minuun : 99-100).
{1}Maksudnya:
orang-orang kafir di waktu menghadapi sakratul maut, minta supaya diperpanjang
umur mereka, agar mereka dapat beriman.
{2}Maksudnya: mereka sekarang telah menghadapi suatu kehidupan baru, yaitu
kehidupan dalam kubur, yang membatasi antara dunia dan akhirat.
Maka sekiranya kita dapat kembali sekali lagi (ke dunia)
niscaya kami menjadi orang-orang yang beriman". (Q.S. Asy Syu’araa’ :
102).
Dan (alangkah
ngerinya), jika sekiranya kamu melihat ketika orang-orang yang berdosa itu
menundukkan kepalanya di hadapan Tuhannya, (mereka berkata): "Ya Tuhan
kami, kami telah melihat dan mendengar, maka kembalikanlah kami (ke dunia),
kami akan mengerjakan amal saleh, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang
yakin". (Q.S. As Sajdah : 12).
Dan
mereka berteriak di dalam neraka itu: "Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami
niscaya kami akan mengerjakan amal yang saleh berlainan dengan yang telah kami
kerjakan". Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup
untuk berpikir bagi orang yang mau berpikir, dan (apakah tidak) datang kepada
kamu pemberi peringatan? maka rasakanlah (azab Kami) dan tidak ada bagi
orang-orang yang lalim seorang penolong pun. (Q.S. Faathir : 37).
Dan
berikanlah peringatan kepada manusia terhadap hari (yang pada waktu itu) datang
azab kepada mereka, maka berkatalah orang-orang yang lalim: "Ya Tuhan
kami, beri tangguhlah kami (kembalikanlah kami ke dunia) walaupun dalam waktu
yang sedikit, niscaya kami akan mematuhi seruan Engkau dan akan mengikuti
rasul-rasul. (Kepada mereka dikatakan): "Bukankah kamu telah bersumpah
dahulu (di dunia) bahwa sekali-kali kamu tidak akan binasa?, (Q.S. Ibrahim :
44).
Sesungguhnya
kamu berada dalam keadaan lalai dari (hal) ini, maka Kami singkapkan dari
padamu tutup (yang menutupi) matamu, maka penglihatanmu pada hari itu amat
tajam. (Q.S. Qaaf : 22).
Sesungguhnya
orang-orang yang bertakwa berada dalam surga dan kenikmatan (17) mereka bersuka
ria dengan apa yang diberikan kepada mereka oleh Tuhan mereka; dan Tuhan mereka
memelihara mereka dari azab neraka. (18) (Dikatakan kepada mereka): "Makan
dan minumlah dengan enak sebagai balasan dari apa yang telah kamu
kerjakan", (19) mereka bertelekan di atas dipan-dipan berderetan dan Kami
kawinkan mereka dengan bidadari-bidadari yang cantik bermata jeli.(20) Dan
orang-orang yang beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan anak
cucu mereka dengan mereka, {1} dan Kami tiada mengurangi
sedikit pun dari pahala amal mereka. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang
dikerjakannya. (21) Dan Kami beri mereka tambahan dengan buah-buahan dan daging
dari segala jenis yang mereka ingini. (22) Di dalam surga mereka saling
memperebutkan piala (gelas) yang isinya tidak (menimbulkan) kata-kata yang
tidak berfaedah dan tiada pula perbuatan dosa. (23) Dan berkeliling di sekitar
mereka anak-anak muda untuk (melayani) mereka, seakan-akan mereka itu mutiara
yang tersimpan. (24) Dan sebahagian mereka menghadap kepada sebahagian yang
lain saling tanya-menanya. (25) Mereka berkata: "Sesungguhnya kami dahulu,
sewaktu berada di tengah-tengah keluarga kami merasa takut (akan diazab)".
(26) Maka Allah memberikan karunia kepada kami dan memelihara kami dari azab
neraka. (27) Sesungguhnya kami dahulu menyembah-Nya. Sesungguhnya Dia-lah yang
melimpahkan kebaikan lagi Maha Penyayang. (28) (Q.S. At Thur : 17-28).
{1}Maksudnya: anak cucu mereka yang beriman itu ditinggikan
Allah derajatnya sebagai derajat bapak-bapak mereka, dan dikumpulkan dengan
bapak-bapak mereka dalam surga.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar