MENEPATI
JANJI
A. Firman Allah SWT :
Dan Penuhilah janjimu kepada-Ku, niscaya Aku penuhi
janji-Ku kepadamu; dan hanya kepada-Ku-lah kamu harus takut (tunduk).[Al-Baqarah : 40]
Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu
berjanji dan janganlah kamu melanggar sumpah(mu) sesudah meneguhkannya, sedang
kamu telah menjadikan Allah sebagai saksimu (terhadap sumpah-sumpah itu).
Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang kamu perbuat. [An-Nahl : 91]
Dan penuhilah janji; sesungguhnya janji itu pasti diminta
pertanggungan jawabnya. [Al-Israa' :
34]
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu
mengkhianati Allah dan Rasul dan janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang
dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui.
[Al-Anfaal : 27]
Sesungguhnya Kami telah menawarkan amanat kepada langit,
bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikulnya dan mereka takut
akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya
manusia itu amat dhalim dan amat bodoh. [Al-Ahzab
: 72]
Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat
kepada yang berhak menerimanya. [An-Nisaa'
: 58]
Dan tidak ada yang disesatkan Allah kecuali orang-orang
yang fasiq, (yaitu) orang-orang yang melanggar perjanjian Allah sesudah
perjanjian itu teguh, dan memutuskan apa yang diperintahkan Allah (kepada
mereka) untuk menghubungkannya dan membuat kerusakan di muka bumi. Mereka
itulah orang-orang yang rugi.
[Al-Baqarah : 26 - 27]
Dan diantara mereka ada orang yang telah berikrar kepada
Allah : "Sesungguhnya jika Allah memberikan sebahagian karunia-Nya kepada
kami, pastilah kami akan bersedeqah dan pastilah kami termasuk orang-orang yang
shaleh". Maka setelah Allah memberikan kepada mereka sebahagian dari
karunia-Nya, mereka kikir dengan karunia itu, dan berpaling, dan mereka
memanglah orang-orang yang selalu membelakangi (kebenaran). Maka Allah
menimbulkan kemunafiqan pada hati mereka sampai kepada waktu mereka menemui
Allah, karena mereka telah memungkiri terhadap Allah apa yang telah mereka
ikrarkan kepada-Nya dan karena mereka selalu berdusta.[At-Taubah : 75 - 77]
Apakah orang yang mengetahui bahwasanya apa yang
diturunkan kepadamu dari Tuhanmu itu benar sama dengan orang yang buta ?
Hanyalah orang-orang yang berakal saja yang dapat mengambil pelajaran, (yaitu)
orang-orang yang memenuhi janji Allah dan tidak merusak perjanjian, dan
orang-orang yang menghubungkan apa-apa yang Allah perintahkan supaya
dihubungkan, dan mereka takut kepada Tuhannya dan takut kepada hisab yang
buruk. Dan orang-orang yang shabar karena mencari keridlaan Tuhannya,
mendirikan shalat, dan menafqahkan sebagian rezqi yang Kami berikan kepada
mereka, secara sembunyi atau terang-terangan serta menolak kejahatan dengan
kebaikan; orang-orang itulah yang mendapat tempat kesudahan (yang baik). [Ar-Ra'du : 19-22]
B. Hadits-hadits Nabi SAW :
Dari Abu Hurairah RA ia berkata : Rasulullah SAW pernah
bersabda : "Allah Ta'ala berfirman : Ada tiga golongan yang besuk pada
hari qiyamat menjadi musuh-Ku; 1. Orang yang berjanji dengan nama-Ku, kemudian
dia khianat, 2. Orang yang menjual orang merdeka, lalu ia makan harganya (hasil
penjualan itu), dan 3. orang yang
mempekerjakan buruh (karyawan) dan karyawan itu telah bekerja dengan baik
tetapi orang tersebut tidak memberikan upahnya dengan sempurna. [HR. Bukhari]
Dari Ali RA, ia berkata : Dahulu kami sedang duduk
bersama Rasulullah SAW, tiba-tiba datang seorang laki-laki dari penduduk
'Aliyah lalu bertanya : "Ya Rasulullah, beritahukanlah kepadaku tentang
sesuatu yang paling berat di dalam agama ini maupun yang paling mudah".
Kemudian Nabi SAW bersabda : "Yang paling mudah ialah mengucapkan syahadat
bahwa sesungguhnya tiada Tuhan selain Allah, dan sesungguhnya Muhammad itu
hamba-Nya dan utusan-Nya. Adapun yang paling berat wahai saudara dari 'Aliyah,
ialah amanat. Sesungguhnya tidak ada agama bagi orang yang tidak amanat, tidak
shalat dan tidak zakat".
[HR. Al-Bazzar]
Dari 'Imran bin Hushain RA, dari Nabi SAW, beliau
bersabda : "Sebaik-baik kalian ialah orang-orang pada zamanku, kemudian
orang-orang berikutnya, kemudian orang-orang berikutnya lagi. Kemudian akan ada
sesudah mereka itu suatu kaum yang mereka itu menyaksikan tetapi mereka tidak
bisa dijadikan saksi, mereka itu berkhianat dan tidak bisa dipercaya, mereka
itu bernadzar tetapi tidak melaksanakan (nadzarnya), dan tampaklah kegemukan
dikalangan mereka itu (karena memakan harta tidak memperdulikan halal-haramnya). [HR. Bukhari dan Muslim]
Dari Ibnu 'Umar RA, ia berkata : Rasulullah SAW pernah
bersabda : "Tidak (sempurna) iman bagi orang yang tidak amanat, dan tidak
sah shalat bagi orang yang tidak bersuci terlebih dulu". [HR. Thabarani]
Dari 'Amr bin Hamiq RA, ia berkata : Saya pernah
mendengar Rasulullah SAW bersabda : "Siapasaja (yang berjanji) memberi
keamanan kepada seseorang atas darahnya, kemudian ia membunuhnya, maka aku
berlepas diri dari orang yang membunuh tersebut, meskipun yang dibunuh itu
orang kafir". [HR. Ibnu Majah dan Ibnu Hibban di dalam shahihnya,
dan lafadh itu baginya]
Dari Abdullah bin 'Amr bin Al-'Ash RA, ia berkata :
Sesungguhnya Nabi SAW bersabda : "Ada empat perkara barangsiapa yang empat
perkara itu ada padanya maka ia adalah orang munafiq yang sebenarnya. Dan
barangsiapa ada padanya satu bagian dari yang empat perkara itu berarti ada
padanya satu bagian dari kemunafiqan sehingga ia meninggalkannya, yaitu : 1.
Apabila diberi amanat ia khianat, 2.
Apabila berbicara ia berdusta, 3. Apabila berjanji menyelisihi dan 4. Apabila
bertengkar ia curang. [HR. Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi dan Nasai]
Dari Anas bin Malik RA ia berkata : Saya mendengar
Rasulullah SAW bersabda : "Ada tiga perkara yang apabila tiga perkara itu
ada padanya maka ia adalah orang Munafiq, meskipun ia puasa, shalat, hajji,
umrah dan mengatakan : "Sesungguhnya saya orang Islam", yaitu : 1.
Apabila berbicara ia berdusta, 2. Apabila berjanji menyelisihi dan 3. Apabila
diberi amanat ia khianat. [HR. Abu Ya'la]
Dari Ibnu 'Umar RA dari Nabi SAW, beliau bersabda :
"Apabila Allah mengumpulkan orang-orang yang dahulu dan orang-orang yang
akhir besuk pada hari qiyamat, maka setiap orang yang berkhianat (mengingkari
janji) akan diberi bendera (sebagai tanda), lalu dikatakan : "Ini adalah
pengkhianatannya si fulan bin fulan".
[HR. Muslim]
Dari Abu Hurairah RA, ia berkata : Dahulu Rasulullah SAW
pernah berdo'a " Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari
lapar, karena sesungguhnya lapar itu adalah sejelek-jelek teman tidur, dan aku
berlindung kepada-Mu dari sifat khianat, karena sesungguhnya khianat itu adalah
seburuk-buruk perilaku. [HR. Abu Dawud,
Nasai dan Ibnu Majah]
Dari 'Ubadah bin Shamit RA sesungguhnya Nabi SAW
bersabda : "Hendaklah kalian menjamin padaku enam perkara dari dirimu,
niscaya aku menjamin surga bagimu : 1. Jujurlah apabila kamu berbicara, 2.
Sempurnakanlah (janjimu) apabila kamu berjanji, 3. Tunaikanlah apabila kamu
diberi amanat, 4. Jagalah kemaluanmu, 5. Tundukkanlah pandanganmu (dari
ma'shiyat) dan 6. Tahanlah tanganmu (dari hal yang tidak baik). [HR. Ahmad, Ibnu Abid-Dunya, Ibnu Hibban di dalam shahihnya, Hakim dan
Baihaqi]
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar