Malaikat
FIRMAN ALLAH SWT
11. Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran,
di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah.
Sesungguhnya Allah tidak merobah Keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah
keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. dan apabila Allah menghendaki
keburukan terhadap sesuatu kaum, Maka tak ada yang dapat menolaknya; dan
sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia (13-Ar Ro.ad.11)
16. Dan Sesungguhnya
Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya,
dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya,(50-A.Qof.16)
17. (yaitu) ketika dua orang Malaikat mencatat amal
perbuatannya, seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah
kiri. (50-.A.Qof.17)
18. Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di
dekatnya Malaikat Pengawas yang selalu hadir. (50-.A.Qof.18)
4. Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan
dalam sehari yang kadarnya limapuluh ribu tahun. (70-Ma.arij.4)
1. Demi (malaikat-malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan
keras,(79-Nazi.at.1)
2. Dan
(malaikat-malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan lemah-lembut. ,(79-Nazi.at.2)
Malaikat (Bahasa Arab: ملاءكة;
transliterasi: Malaikah) adalah makhluk yang memiliki
kekuatan-kekuatan yang patuh pada ketentuan dan perintah Allah.
Etimologi Arab
Menurut
bahasa, kata “Malaikat” merupakan kata jamak yang berasal dari Arab malak (ملك)
yang berarti kekuatan, yang berasal dari kata mashdar “al-alukah” yang berarti
risalah atau misi, kemudian sang pembawa misi biasanya disebut dengan Ar-Rasul.
Malaikat di dalam ajaran Islam
Malaikat
diciptakan oleh Allah terbuat dari cahaya (nur), berdasarkan salah satu hadist Muhammad, “Malaikat telah
diciptakan dari cahaya.”[1]
Iman kepada
malaikat adalah bagian dari Rukun
Iman. Iman kepada malaikat maksudnya adalah meyakini adanya
malaikat, walaupun kita tidak dapat melihat mereka, dan bahwa mereka adalah
salah satu makhluk ciptaan Allah. Allah
menciptakan mereka dari cahaya. Mereka menyembah Allah dan selalu taat
kepada-Nya, mereka tidak pernah berdosa. Tak seorang pun mengetahui jumlah
pasti malaikat, hanya Allah saja yang mengetahui jumlahnya.
Walaupun
manusia tidak dapat melihat malaikat tetapi jika Allah berkehendak maka
malaikat dapat dilihat oleh manusia, yang biasanya terjadi pada para Nabi dan Rasul. Malaikat selalu menampakan diri dalam
wujud laki-laki kepada para nabi dan rasul. Seperti terjadi kepada Nabi Ibrahim.
Nama dan tugas para Malaikat
Di antara para
malaikat yang wajib setiap orang Islam ketahui
sebagai salah satu Rukun
Iman, berdasarkan Al
Qur'an, hadits dan kitab-kitab. Nama
(panggilan) berserta tugas-tugas mereka adalah sebagai berikut:
- Jibril - Pemimpin
para malaikat, bertugas menyampaikan wahyu dan
mengajarkannya kepada para nabi dan rasul.
- Mikail - Pembagi
rezeki kepada seluruh makhluk.
- Israfil - Peniup sangkakala pada hari
kiamat.
- Munkar
dan Nakir - Pemeriksa amal manusia di alam barzakh.
- Malaikat Maut - Para
pencabut nyawa seluruh makhluk, dibagi menjadi 2 jenis[2] yaitu:
- Para
pencabut dengan keras,
- Para
pencabut dengan lembut.
- Malaikat penjaga surga
- Penjaga pintu syurga.
- Malik
- Pemimpin Malaikat Zabaniah dan penjaga neraka.
- Zabaniah - 19
malaikat penyiksa dalam neraka yang bengis dan kasar.[3]
- Harut dan Marut -
Dua Malaikat yang turun di negeri Babil.
- Malaikat
disekitar Arsy
- Hamalat al
'Arsy - Empat malaikat pembawa 'Arsy Allah, pada hari
kiamat jumlahnya akan ditambah empat menjadi delapan.[4]
- Malaikat
yang melingkari Arsy - Para malaikat yang melingkari
Arsy sambil bertasbih.[5]
- Darda'il - Malaikat
yang mencari orang yang berdo'a, bertaubat, minta ampun dan lainnya pada
bulan Ramadhan.[6]
- Hafazhah
(Para Penjaga)[7][8]
- Kiraman
Katibin - Para malaikat pencatat yang mulia, ditugaskan
mencatat amal manusia[9][10][11] sewaktu
manusia itu hidup di dunia hingga di alam barzakh,[12][13] kemudian
malaikat tersebut menjadi saksi disidang hisab di Mahsyar.[14]
- Mu’aqqibat - Para
malaikat yang selalu memelihara (menjaga) manusia dari kematian sampai
waktu yang telah ditetapkan yang datang silih berganti.[15][16][17][18]
- Malaikat Qarin -
Para malaikat pendamping manusia dari lahir hingga ajalnya, bertugas
membisikkan hal-hal kebenaran dan kebaikan.[19]
- Malaikat Arham -
Malaikat yang diperintahkan untuk meniupkan ruh, menetapkan rizki, ajal,
amal dan celaka atau bahagia pada 4 bulan kehamilan.[20]
- As-Sijilli - Malaikat yang memberitahukan
kepada Harut
dan Marut tentang makhluk yang pernah membuat kerusakan dan
pertumpahan darah dibumi.[24]
- An-Nuqmah - Malaikat yang selalu
berurusan dengan unsur api dan duduk disinggasana berupa nyala api, ia
memiliki wajah kuning tembaga.[26]
- Ahlul Adli - Malaikat besar yang melebihi
besarnya bumi beserta isinya dikatakan ia memiliki 70 ribu kepala.[26]
- Malaikat
berbadan api dan salju - Malaikat yang setengah
badannya berupa api dan salju berukuran besar serta dikelilingi oleh
sepasukan malaikat yang tidak pernah berhenti berzikir.[26]
- Ar-Ra'd
- Malaikat pengatur awan
dan hujan, ia mengaturnya dengan menggunakan petir sebagai cambuk.[27][28][29][30]
- Malaikat Rahmat -
Para penyebar keberkahan, rahmat, permohonan ampun dan pembawa roh orang-orang shaleh, ia datang bersama
dengan Malaikat Maut dan Malaikat `Adzab.[33]
- Malaikat `Azab -
Para pembawa roh orang-orang kafir, zalim, munafik, ia datang bersama
dengan Malaikat Maut dan Malaikat Rahmat.[34]
- Malaikat
penggiring - Para malaikat yang menggiring manusia di Mahsyar, malaikat
itu bersama dengan malaikat penyaksi (Kiraman Katibin).[14]
- Malaikat
pegunungan - Malaikat yang menjaga pegunungan.[35]
- Malaikat
Bayt al-Makmur - 70 ribu malaikat yang setiap hari masuk
ke Bayt al-Makmur.[36]
- Malaikat
penyeru manusia
- Penyeru
bulan Ramadhan - Satu malaikat yang terus
menerus memanggil manusia beriman untuk bergembira dan manusia jahat
untuk menahan segala kejahatan ketika malam pertama bulan Ramadhan hingga
fajar.[37][38]
- Penyeru
dari pintu-pintu Surga - Para malaikat yang berseru
kepada orang beriman untuk memasuki pintu-pintu tertentu tergantung dari
amal ibadahnya.[39]
- Penyeru
kebaikan setiap hari - Dua malaikat yang setiap
hari berseru yang didengar oleh seluruh makhluk-Nya kecuali manusia dan
jin.[40]
- Malaikat
Laylat al-Qadr - Jibril dan serombongan malaikat yang
turun setiap Laylat al-Qadr pada bulan Ramadhan.[41][42][43]
- Penjaga
Mekkah dan Madinah - Para malaikat yang menjaga
Kota Mekkah dan Madinah dari
kedatangan Dajjal.[44]
- Pencari
orang yang berzikir - Para malaikat yang mencari
orang-orang yang berzikir kepada Allah.[45]
- Penganjur
berbekam
- Malaikat yang menganjurkan berbekam ketika Muhammad sedang mi'raj
ke Sidratul
Muntaha.[46][47]
- Pengendali
tali Neraka Jahannam - 70 ribu malaikat yang
mengendalikan tali kekang Neraka Jahannam.[48]
- Pendoa
manusia yang mendoakan saudaranya - Para
malaikat yang berkata, "Aamiin (Ya Allah, kabulkanlah do’anya
bagi saudaranya) dan engkau pun mendapatkan apa yang ia dapatkan",
kepada orang yang mendoakan kebaikan saudaranya tanpa sepengetahuan
mereka.[49]
- Penyampai
doa pujian - Dua belas malaikat yang berebutan untuk
menyampaikan doa pujian salah seorang sahabat nabi kepada
Allah.[50]
- Penyaksi
wafatnya sahabat nabi - 70
ribu malaikat yang menyaksikan wafatnya Sa'ad
bin Muadz.[51]
- Pelindung
dan pemberi dukungan orang beriman - Para
malaikat yang pelindung orang-orang beriman ketika hidup didunia dan
akherat, ketika orang beriman dalam keadaan sekarat mereka akan memberikan
dukungan.[52]
- Pembeda
haq dan bathil - Para malaikat yang ditugaskan untuk
membedakan antara yang benar dan salah kepada manusia dan jin.[53]
- Penentram
hati
- Para malaikat yang mendoakan seorang mukmin untuk meneguhkan pendirian
sang mukmin tersebut.[54]
- Penjaga
pintu langit - Tujuh malaikat yang menjaga tujuh pintu
langit. Mereka diciptakan oleh Allah sebelum Dia menciptakan langit dan bumi.[55]
- Pemberi
salam ahli surga - Para malaikat yang memberikan
salam kepada para penghuni surga.[56]
- Pemohon
kerahmatan (belas kasih)[57]
- Pemohon
ampunan orang beriman - Para malaikat yang terdapat
disekeliling 'Arsy yang memohonkan ampunan bagi kaum yang beriman.[58]
- Pemohon
ampunan manusia di bumi - Para malaikat yang bertasbih
memuji Allah dan memohonkan ampun bagi orang-orang yang ada di bumi.[59]
- Pemohon
ampunan para lelaki yang salat di masjid - Para
malaikat yang mendoakan ampunan bagi para lelaki yang ikhlas salat
berjamaah di masjid.[60][61][62][63]
- Pemohon
ampunan pembesuk orang sakit - 70 ribu malaikat yang
mengiringi dan mendoakan ampunan bagi umat muslim yang membesuk orang
sakit.[64][65][66]
- Pemohon
ampunan orang yang bershalawat kepada Nabi - Para
malaikat yang mendoakan ampunan bagi orang-orang yang bershalawat kepada
Nabi Muhammad.[67]
- Pemohon
ampunan orang yang mengajarkan kebaikan - Para
malaikat yang mendoakan ampunan bagi orang yang mengajarkan kebaikan
kepada sesama manusia.[68]
- Pemohon
ampunan orang tidur dalam keadaan suci - Para
malaikat yang berada didalam pakaian orang tidur dalam keadaan suci.[69]
- Penghormat
penuntut ilmu - Para malaikat yang berhenti terbang
karena ingin mendengarkan ilmu atau menghormati orang yang mencari ilmu
pengetahuan.[70]
- Pengatur
urusan dunia - Malaikat yang mengatur urusan manusia
didunia.[71]
- Pendengar
bacaan Qur'an
- Pendengar
bacaan Qur'an manusia ketika salat - Para
malaikat yang mendengarkan dan menelan bacaan Qur'an ketika
manusia salat.[72]
- Pendengar
bacaan sahabat nabi - Malaikat yang mendengarkan
bacaan Qu'ran Usayd
bin Hudhayr.[73]
- Pendo'a
orang yang berinfaq
dan orang kikir - Para malaikat yang berdoa setiap pagi dan sore untuk
orang yang berinfaq dengan doa kebaikan dan penahan infaq dengan doa
kehancuran.[74]
Nama Malaikat
Maut dikatakan Izrail, tidak ditemukan sumbernya baik dalam Al Quran
maupun Hadits. Kemungkinan nama malaikat Izrail didapat dari sumber Israiliyat. Dalam Al Qur'an dia
hanya disebut Malak al-Maut atau Malaikat Maut.
Malaikat
Jibril, walau namanya hanya disebut dua kali dalam Al Qur'an, ia juga disebut
di banyak tempat dalam Al Qur'an dengan sebutan lain seperti Ruh
al-Qudus, Ruh al-Amin dan lainnya.
Dari nama-nama
malaikat di atas ada beberapa yang disebut namanya secara spesifik di dalam Al
Qur'an, yaitu Jibril (QS 2 Al Baqarah: 97,98 dan QS 66 At Tahrim: 4), Mikail
(QS 2 Al Baqarah: 98) dan Malik (QS Al Hujurat) dan lain-lain. Sedangkan
Israfil, Munkar dan Nakir disebut dalam Hadits.
Wujud Malaikat
Wujud para
malaikat telah dijabarkan di dalam Al Qur'an ada yang memiliki
sayap sebanyak 2, 3 dan 4. surah Faathir 35:1 yang berbunyi:
“
|
Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan bumi, Yang menjadikan
malaikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang
mempunyai sayap, masing-masing (ada yang) dua, tiga dan empat. Allah
menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya Allah
Maha Kuasa atas segala sesuatu. (Faathir 35:1)
|
”
|
Kemudian dalam
beberapa hadits dikatakan bahwa Jibril memiliki 600 sayap, Israfil memiliki
1200 sayap, dimana satu sayapnya menyamai 600 sayap Jibril dan yang terakhir
dikatakan bahwa Hamalat al-'Arsy memiliki 2400 sayap dimana satu sayapnya
menyamai 1200 sayap Israfil.
Wujud malaikat
mustahil dapat dilihat dengan mata telanjang, karena mata manusia tercipta dari
unsur dasar tanah liat kering dari lumpur hitam yang diberi bentuk[75] tidak akan mampu
melihat wujud dari malaikat yang asalnya terdiri dari cahaya, hanya Nabi
Muhammad SAW yang mampu melihat wujud asli malaikat bahkan sampai dua kali.[76]
Mereka tidak
bertambah tua ataupun bertambah muda, keadaan mereka sekarang sama persis
ketika mereka diciptakan. Dalam ajaran Islam, ibadah manusia dan jin lebih
disukai oleh Allah dibandingkan ibadah para malaikat, karena manusia dan jin
bisa menentukan pilihannya sendiri berbeda dengan malaikat yang tidak memiliki
pilihan lain. Malaikat mengemban tugas-tugas tertentu dalam mengelola alam
semesta. Mereka dapat melintasi alam semesta secepat kilat atau bahkan lebih cepat lagi. Mereka
tidak berjenis lelaki atau perempuan dan tidak berkeluarga.
Sifat Malaikat
Sifat-sifat
malaikat yang diyakini oleh umat Islam adalah sebagai berikut:
1. Selalu bertasbih siang dan malam tidak
pernah berhenti.[77]
2. Suci dari sifat-sifat manusia dan jin,
seperti hawa nafsu, lapar, sakit, makan, tidur, bercanda, berdebat, dan
lainnya.
4. Tidak pernah maksiat dan selalu mengamalkan
apa saja yang diperintahkan-Nya.[80]
5. Mempunyai sifat malu.[81]
6. Bisa terganggu dengan bau tidak sedap,
anjing dan patung.[82]
7. Tidak makan dan minum.[83]
8. Mampu mengubah wujudnya.[84]
Malaikat tidak
pernah lelah dalam melaksanakan apa-apa yang diperintahkan kepada mereka.
Sebagai makhluk ghaib, wujud Malaikat tidak dapat dilihat, didengar, diraba,
dicium dan dirasakan oleh manusia,
dengan kata lain tidak dapat dijangkau oleh panca indera, kecuali jika
malaikat menampakkan diri dalam rupa tertentu, seperti rupa manusia. Ada
pengecualian terhadap kisah Muhammad yang pernah bertemu dengan Jibril dengan
menampakkan wujud aslinya, penampakkan yang ditunjukkan kepada Muhammad ini
sebanyak 2 kali, yaitu pada saat menerima wahyu dan Isra dan Mi'raj.
Beberapa nabi dan rasul telah di tampakkan wujud malaikat yang
berubah menjadi manusia, seperti dalam kisah Ibrahim, Luth, Maryam, Muhammad dan lainnya.
Berbeda dengan
ajaran Kristen dan Yahudi, Islam tidak mengenal istilah "Malaikat
Yang Terjatuh" (Fallen Angel). Azazil yang kemudian mendapatkan julukan Iblis, adalah nenek moyang Jin, seperti Adam nenek moyang Manusia. Jin adalah makhluk yang
dicipta oleh Allah dari 'api yang tidak berasap', sedang
malaikat dicipta dari cahaya.
Tempat yang tidak disukai Malaikat
Menurut syariat Islam ada beberapa
tempat dimana para malaikat tidak akan mendatangi tempat (rumah) tersebut dan
ada pendapat lain yang mengatakan adanya pengecualian terhadap
malaikat-malaikat tertentu yang tetap akan mengunjungi tempat-tempat tersebut.
Pendapat ini telah disampaikan oleh Ibnu Wadhdhah, Imam Al-Khaththabi, dan yang lainnya. Tempat atau
rumah yang tidak dimasuki oleh malaikat itu di antara lain adalah:
1. Tempat yang di dalamnya terdapat anjing, (kecuali anjing untuk
kepentingan penjagaan keamanan, pertanian dan berburu);[88][89]
3. Tempat yang di dalamnya ada seseorang muslim yang mengancungkan dengan senjata terhadap
saudaranya sesama muslim;[91]
Kesemuanya itu
berdasarkan dalil dari hadits shahih yang
dicatatat oleh para Imam, di antaranya adalah Ahmad, Hambali, Bukhari,
Tirmidzy, Muslim dan lainnya. Tidak sedikit nash hadits yang menyatakan bahwa
malaikat rahmat tidak akan memasuki rumah yang di dalamnya terdapat anjing dan
pahala pemilik anjing akan susut atau berkurang.
Malaikat Jibril pun enggan untuk masuk ke rumah
Muhammad sewaktu ia berjanji ingin datang ke rumahnya, dikarenakan ada seekor
anak anjing di bawah tempat tidur.[93] Malaikat Rahmat pun
tidak akan mendampingi suatu kaum yang terdiri atas orang-orang yang berteman
dengan (memelihara) anjing.[
Jibril
Jibril (Arab: جبريل, Inggris dan Alkitab: Gabriel)
adalah malaikat yang muncul dalam
ajaran agama samawi. Dalam ajaran
agama samawi Jibril dianggap sebagai Pemimpin Malaikat dan bertugas
menyampaikan wahyu dan mengajarkannya
kepada para nabi dan rasul.
Malaikat Jibril adalah malaikat yang bertugas
menyampaikan wahyu. Malaikat Jibril adalah satu dari tiga malaikat yang namanya
disebut dalam Al Quran. Nama Malaikat Jibril disebut dua kali dalam Al Quran yaitu pada surat Al Baqarah ayat 97-98 dan Surah At-Tahrim ayat 4. Di dalam Al Qur'an, Jibril memiliki
beberapa julukan, seperti Ruh al Amin dan Ruh al Qudus (Roh Kudus),
Ar-Ruh Al-Amin dan lainnya.
Bentuk fisik Ruhul qudus (Jibril)
Bentuk fisik Ruhul qudus, ada tertera dalam uraian
mengenai kisah nabi Muhammad, kala beliau mendapat wahyu kali kedua, dan nabi
menuntut untuk bertemu atau melihat rupa asli sang utusan Tuhan dari langit dalam
rupa yang asli, atau bagaimana sesungguhnya dzat wujud Jibril tanpa rupa samar,
sebagaimana di kali-kali yang lain, sang utusan (ruhul'qudus) selalu nampak
dalam rupa seorang manusia biasa, seperti yang disebutkan dalam hadits Jibril.
Ruhul Qudus; tampak wujudnya dengan enam ratus sayap
antara masyrik dan maghrib, (barat-timur) sayap dan busana kebesarannya putih
laksana mutiara yang larut, dengan rupa yang begitu elok dan rupawan, dan
dengan kekuatan yang dahsyat penuh mukzijat.
Katakanlah:
"Barang siapa yang menjadi musuh Jibril, maka Jibril itu telah
menurunkannya (Al Quran) ke dalam hatimu dengan seizin Allah; membenarkan apa
(kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjadi petunjuk serta berita gembira bagi
orang-orang yang beriman. Barang siapa yang menjadi musuh Allah,
malaikat-malaikat-Nya, rasul-rasul-Nya, Jibril dan Mikail, maka sesungguhnya
Allah adalah musuh orang-orang kafir.
Malaikat Jibril adalah malaikat yang menyampaikan
berita kelahiran Nabi Isa (lihat di artikel Isa) kepada ibunya Maryam dan juga malaikat
yang menyampaikan Al-Quran kepada Nabi Muhammad.
Dalam perjalanan suci Isra' Mi'raj, sesampainya di pos
perjalanan Sidratul Muntaha, Malaikat Jibril
tidak sanggup lagi mendampingi Rasulullah untuk terus naik menghadap kehadirat
Allah SWT;
beliau
berkata : "Aku sama sekali tidak mampu mendekati Allah, perlu
60.000 tahun lagi aku harus terbang. Itulah jarak antara aku dan Allah yang
dapat aku capai. Jika aku terus juga ke atas, aku pasti hancur luluh".
Tidak ada komentar:
Posting Komentar