Senin, 30 Maret 2015

Kesabaran Mush’ab Bin Umair RA



Kesabaran Mush’ab Bin Umair RA
Dalam Menghadapi Penderitaan

Muhammad al Abdari menceritakan dari ayahnya, bahwa Mush’ab bin Umair adalah seorang pemuda yang paling tampan di kota Makkah. Dia adalah seorang pemuda yang sempurna, dan pemuda yang paling bagus rambutnya di antara pemuda-pemuda kota Makkah, dan ia sangat disayang oleh orang tuanya. Karena ibunya seorang yang sangat kaya, maka dia dipakaikan pakaian yang paling indah dan halus, dia orang yang paling banyak memakai harum-haruman diantara yang lainya, sandal yang dipakainya juga sandal khusus buatan Hadramaut. Rasulullah SAW pernah berkata mengenai Mush’ab : ”Saya belum melihat seorang pemuda di kota Makkah yang paling bagus rambutnya, paling halus pakaiannya, paling banyak merasakan kenikmatan hidup selain dari Mush’ab bin Umair”. Ia mendengar kabar banhwa Rasulullah SAW sedang berda’wah di rumah Arqam bin Abi Arqam, maka ia menjumpai Rasulullah SAW, lalu masuk Islam dan membenarkan kerasulan Muhammad SAW, setalah itu ia pun keluar dari sana dan menyembunyikan keIslamnnya karena takut oleh ibunya dan kaumnya. Sejak itu secara sembunyi-sembunyi dia selalu mendatangi Nabi SAW. Pada suatu hari Utsman bin Thalhah melihatnya sedang melakukan sholat, lalu dia memeberitahukan kepada ibunya dan kaumnya. Maka mereka pun menangkapnya dan mengurungnya. Dia terus menerus dikurung hingga terjadi pengiriman rombongan pertama hijrah ke Habasyah. Dan ketika orang-orang Islam kembali dari sana, Mush’ab juga ikut bersama mereka, sedang ketika itu rambutnya betul-betul telah berubah menjadi gimbal. Melihat keadaan seperti itu, ibunya tidak lagi mencaci maki dirinya.( HR. Ibnu sa’ad dala kitabnya jilid III halaman 82).




Tidak ada komentar:

Posting Komentar