FASE MADANIYAH
Perintah berjihad di
fase Madaniyah dapat dilihat pada ayat-ayat berikut, antara lain :
·
QS. At Taubah (9) ayat
73
& QS. At Tahrim (66) ayat
9
يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّبِيُّ
جَٰهِدِ ٱلۡكُفَّارَ وَٱلۡمُنَٰفِقِينَ
وَٱغۡلُظۡ عَلَيۡهِمۡۚ وَمَأۡوَىٰهُمۡ جَهَنَّمُۖ وَبِئۡسَ ٱلۡمَصِيرُ ٩
9. Hai Nabi, perangilah orang-orang kafir dan
orang-orang munafik dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka adalah
jahannam dan itu adalah seburuk-buruknya tempat kembali (QS> At Tahrim: 9)
·
Ayat tersebut khitobnya (yang diajak
bicara) Nabi
SAW :
tidak mungkin Nabi tidak
melaksanakannya.
Nabi tidak mungkin salah dalam
memahami atau mengetrapkan dalam tindakan perintah tersebut.
Bahkan perintah itu diulang,
semata-mata karena pentingnya hal itu menurut Allah, dan sama sekali bukan
karena kelengahan atau ketidakpahaman Nabi dalam melaksanakannya.
Mungkinkah
Nabi SAW yang diperintah berjihad kepada orang-orang kafir dan orang-orang
munafik kemudian tidak melaksanakannya ?
Jelas tidak mungkin !!
Jadi pasti Nabi berjihad kepada
orang-orang kafir DAN kepada orang-orang munafik.
Atau apakah pelaksanaannya keliru ?
Inipun jelas tidak masuk akal dan
bertentangan dengan kedudukan Nabi yang diangkat oleh Allah sendiri sebagai
penafsir yang paling sah dari ayat-ayat Al Qur’an, sebagaimana firman Allah QS. An Nahl
(16) ayat 44.
بِٱلۡبَيِّنَٰتِ وَٱلزُّبُرِۗ
وَأَنزَلۡنَآ إِلَيۡكَ ٱلذِّكۡرَ لِتُبَيِّنَ لِلنَّاسِ مَا نُزِّلَ إِلَيۡهِمۡ
وَلَعَلَّهُمۡ يَتَفَكَّرُونَ ٤٤
44. keterangan-keterangan (mukjizat) dan
kitab-kitab. Dan Kami turunkan kepadamu Al Quran, agar kamu menerangkan pada umat manusia apa yang telah diturunkan
kepada mereka dan supaya mereka memikirkan (QS. An Nahl : 44)





