Selasa, 23 Februari 2016

FASE MADANIYAH


FASE MADANIYAH

Perintah berjihad di fase Madaniyah dapat dilihat pada ayat-ayat berikut, antara lain :
·        QS. At Taubah (9) ayat 73 & QS. At Tahrim (66) ayat 9
يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّبِيُّ جَٰهِدِ ٱلۡكُفَّارَ وَٱلۡمُنَٰفِقِينَ وَٱغۡلُظۡ عَلَيۡهِمۡۚ وَمَأۡوَىٰهُمۡ جَهَنَّمُۖ وَبِئۡسَ ٱلۡمَصِيرُ ٩   
9. Hai Nabi, perangilah orang-orang kafir dan orang-orang munafik dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka adalah jahannam dan itu adalah seburuk-buruknya tempat kembali (QS> At Tahrim: 9)
·        Ayat tersebut khitobnya (yang diajak bicara) Nabi SAW :
  tidak mungkin Nabi tidak melaksanakannya.
  Nabi tidak mungkin salah dalam memahami atau mengetrapkan dalam tindakan perintah tersebut.
  Bahkan perintah itu diulang, semata-mata karena pentingnya hal itu menurut Allah, dan sama sekali bukan karena kelengahan atau ketidakpahaman Nabi dalam melaksanakannya.
  Mungkinkah Nabi SAW yang diperintah berjihad kepada orang-orang kafir dan orang-orang munafik kemudian tidak melaksanakannya ?
  Jelas tidak mungkin !!
  Jadi pasti Nabi berjihad kepada orang-orang kafir DAN kepada orang-orang munafik.
  Atau apakah pelaksanaannya keliru ?
  Inipun jelas tidak masuk akal dan bertentangan dengan kedudukan Nabi yang diangkat oleh Allah sendiri sebagai penafsir yang paling sah dari ayat-ayat Al Qur’an, sebagaimana firman Allah QS. An Nahl (16)  ayat 44.
بِٱلۡبَيِّنَٰتِ وَٱلزُّبُرِۗ وَأَنزَلۡنَآ إِلَيۡكَ ٱلذِّكۡرَ لِتُبَيِّنَ لِلنَّاسِ مَا نُزِّلَ إِلَيۡهِمۡ وَلَعَلَّهُمۡ يَتَفَكَّرُونَ ٤٤
44. keterangan-keterangan (mukjizat) dan kitab-kitab. Dan Kami turunkan kepadamu Al Quran, agar kamu menerangkan pada umat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan supaya mereka memikirkan (QS. An Nahl : 44)