Hakikat Dunia
Firman Allah SWT.
“Sesungguhnya, kehidupan dunia ini adalah kehidupan yang sementara
dan sebentar. Kesenangan-kesenangan di dalamnya adalah kesenangan yang menipu,
fana, tidak kekal, tidak sempurna, dan pasti akan berakhir. Semua yang hidup
akan menemui kematiannya. Allah berfirman, ”Tiap-tiap yang berjiwa akan
merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan
pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam syurga,
maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah
kesenangan yang memperdayakan.” (QS. Ali Imran: 185)
Hadits Rasulullah SAW.
Suatu ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa
sallam melewati sebuah pasar melalui sebagian jalan dari arah pemukiman,
bersama dengan para sahabat yang menyertai beliau. Lalu beliau melewati bangkai
seekor kambing yang telinganya cacat (berukuran kecil). Beliau pun mengambil
kambing itu seraya memegang telinganya. Kemudian beliau berkata, “Siapakah
di antara kalian yang mau membelinya dengan harga satu dirham?” Mereka
menjawab, “Kami sama sekali tidak berminat untuk memilikinya. Apa yang
bisa kami perbuat dengannya?” Beliau kembali bertanya, “Atau mungkin
kalian suka kalau ini gratis untuk kalian?” Mereka menjawab, “Demi Allah,
seandainya hidup pun maka binatang ini sudah cacat, karena telinganya kecil.
Apalagi kambing itu sudah mati?” Beliau pun bersabda, “Demi Allah,
sesungguhnya dunia lebih hina di sisi Allah dari pada bangkai ini di mata
kalian.” (HR. Muslim).
Hadits tersebut menerangkan kepada kita betapa tidak ada nilainya
kekayaan dunia semata jika tidak disertai dengan keimanan. Oleh sebab itu
sebanyak apa pun harta yang dimiliki oleh seseorang jika tidak dilandasi dengan
keimanan kepada Allah dan rasul-Nya, maka di akherat harta itu tidak
bermanfaat bagi pemiliknya. Sebagaimana Allah ta’ala tegaskan
hal ini dalam ayat (yang artinya), “Pada hari itu -kiamat- tidak
bermanfaat harta dan keturunan kecuali bagi orang yang menghadap Allah dengan
hati yang selamat.” (QS. Asy-Syu’ara: 88-89).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar