FADHILAH AL-QUR'AN
1.
Orang
yang mengajarkan Al-Qur’an pada anaknya pada masa kecil dan selalu membacanya
pada masa tuanya akan mendapat perlindungan arsy Allah swt dihari kiamat.
2.
Tanda –
tanda kecintaan Allah swt adalah bahwa Allah swt memasukkan rasa cinta pada
Al-Qur an dalam hati seseorang.
3.
Seseorang
yang benar-benar sibuk menghafal / mempelajari / memahami Al-Qur an sehingga
tidak mempunyai waktu untuk berdo`a, maka Allah swt akan memberikan sesuatu
yang lebih utama daripada yang diberikan pada orang yang berdo`a.
4.
Orang
yang beriman pada Al-Qur an dan mengamalkannya, maka Allah akan mengangkat
derjadnya dan memuliakannya dunia dan akhirat
5.
Orang
yang ahli dalam Al-Qur an (benar-benar menghafalnya, sering membacanya,
memahami makna dan maksudnya), di padang mahsyar akan berada bersama malaikat
pencatat yang mulia dan benar. Dan orang yang terbata-bata dalam membaca Al-Qur
an dan bersusah payah mempelajarinya mendapat pahala 2 X lipat (satu dari
bacaannya dan satu lagi dalam kesungguhannya dalam berusaha membetulkan
bacaannya).
6.
Barangsiapa
yang sungguh-sungguh ingin menghafal Al-Qur an tapi tidak mampu, namun terus
menerus membacanya, maka Allah akan membangkitkannya dihari kiamat dengan para
hafidz Al-Qur an.
7.
Barangsiapa
yang menghormati, menunaikan hak-haknya dan mengamalkan Al-Qur an maka al-Qur
an akanmembelanya dihadapan Allah swt dan memberi syafaat serta menaikkan
derjatnya.
8.
Barangsiapa
yang membaca Al-Qur an dan mengamalkan apa yang ada didalamnya, maka pada hari
kiamat dia dan kedua orang tuanya akan dipakaikan mahkota yang cahayanya lebih
terang daripada cahaya matahari walaupun dia berada dalam rumah, serta
dipakaikan pakaian yang keindahannya tidak ada yang sanggup menandinginya.
9.
Barangsiapa
yang membaca dan menghafal Al-Qur an serta menghalalkan apa yang dihalalkan
Al-Qur an dan mengharamkan apa yang diharamkan oleh Al-Qur an, maka Allah swt
akan memasukkannya ke dalam surga dan menjaminnya untuk dapat memberi syafaat
kepada 10 orang ahli keluarganya yang wajib neraka bagi mereka karena dosa-dosa
yang mereka lakukan ( kecuali bagi yang kafir – Al-Maidah :72 ).
10.
Banyak
membaca Al-qur an dapat menguatkan ingtan, membersihkan bathin, menguatkan
rohani dan mewangikan mulut.
11.
Barangsiapa
yang mengajarkan anaknya membaca Al-Qur an, maka akan diampuni dosa-dosanya
yang lalu dan yang akan datang.
12.
Membaca
1 huruf Al-Qur an pahalanya 10 kebaikan ( Al-An ~am : 160 )
13.
Barangsiapa
yang mendengarkan Al-Qur an akan dituliskan 1 kebaikan berlipat ganda dan yang
membacanya akan diberi nur pada hari kiamat.
14.
Suatu
kaum yang berkumpul membaca al-Qur an dan saling mengajarkan akan diberi
sakinah, disirami rahmat, dikerumuni malaikat dan Allah swt menyebut-nyebut
mereka dihadapat majlis para malaikat..
15.
Rumah
yang didalamnya dibacakan Al-qur an, ahli rumah akan diberikan berkah dan
kebaikan, malaikat pun turun memenuhi rumah tersebut dan syetan akan keluar.
Sebaliknya rumah yang didalamnya tidak dibacakan Al-qur an, maka kehidupannya
kan dipenuhi dengan kesempitan, ketidak berkahan, malaikat akan keluar dan
syetan akan memasuki rumah tersebut.
16.
Membaca
Al-Qur an akan memberi nur di bumi dan simpanan bagi kita dilangit, dan rumah
yang didalamnya dibacakan Al-Qur an akan menyinari ahli-ahli langit seperti bintang
yang menyinari ahli bumi
17.
Barangsiapa
yang membaca 10 ayat pada malam hari, maka ia tidak akan ditulis sebagai
orang-orang yang lalai. Membaca 100 ayat akan dicatat sebagai orang yang taat
dan diselamatkan dari tuntutan Al-Qur an. Membaca 200 ayat mendapat pahala
ibadah semalam suntuk.
18.
Barangsiapa
yang membaca Al-Qur an yang dengannya ia mendapat makanan dari manusia (untuk
tujuan keduniaan), maka ia akan datang pada hari kiamat dengan muka bertulang
tanpa daging.
19.
Sebaik-baik
kamu adalah orang yang belajar dan mengajarkan Al-Qur an.
20.
Membaca/
mempelajari beberapa ayat Al-Qur an adalah lebih berharga daripada kerajaan
seluas 7 benua yang bersifat sementara dan pahalanya bermanfaat untuk
selama-lamanya.
21.
Tidak
ada derjat yang lebih baik daripada derjat orang yang suka membaca al-Qur an.
22.
Membaca
Al-Qur an tanpa melihat mushaf memdapat 1000 derjat dan dengan malihat mushaf
akan mendapat 2000 derjat (lebih afdhal).
23.
Dengan
banyak membaca Al-Qur an dan banyak mengingat maut akan menyebabkan hati
bersinar dan alam semakin memantulkan sifat ma`rifat yang terang (pengkilat
hati dan seperti besi berkarat dalam air).
24.
Bacaan
Al-Qur an dalam shalat lebih baik dari bacaan Al-Qur an diluar shalat. Bacaan
diluar shalat lebih baik dari membaca tasbih dan takbir, bacaan tasbih dan
takbir lebih baik dari pada puasa dan puasa adalah perisai (penghalang) dari
api neraka.
25.
Setiap
membaca huruf Al-Quran dalam shalat mendapat pahala 100 kebaikan, membaca tanpa
wudhu mendapat 10 kebaikan.
26.
Kebanggaan,
kemuliaan dan kehormatan umat ini adalah dengan membaca Al-Qur an,
menghafalnya, mengajarkannya dan beramal dengannya dan apa saja yang
berhubungan dengan Al-Qur an.
27.
Tidak
ada yang mendekatkan diri kepada Allah swt kecuali dengan perantaraan Al-Qur an
dan membaca Al-Qur an akan menyebabkan kita lebih bertawajuh dan memberi kesan
tersendiri pada diri pembacanya.
28.
Ahli
Al-Qur an (yang selalu menyibukkan diri dengan Al-Qur an) adalah ahli Allah swt
dimana setiap waktu Allah akan selalau mengirim kasih sayang-Nya dan mereka
orang-orang istimewa Allah swt sehingga mendapat kemuliaan.
29.
Membaca
Al-Qur an dengan suara keras adalah seperti memberi shadaqah dengan
terang-terangan dan membaca dengan perlahan seperti memberi shadaqah dengan
sembunyi.
30.
Tidak
ada penolong yang lebih utama kedudukannya disisi Allah swt pada hari kiamat
daripada Al-Qur an, bukan nabi atau malaikat yang lainnya.
31.
Mempelajari
1 ayat Al-Qur an pada pagi hari lebih baik dari pada shalat 100 rakaat,
mempelajari 1 bab dari ilmu pada pagi hari lebih baik daripada shalat 1000
rakaat.
32.
Mengamalkan
kandungan Al-Qur an akan menghindarkan kita dari fitnah.
33.
Seseorang
yang mempelajari Al-Qur an memjaga dan membacanya pada tengah malam dalam
shalat dimisalkan seperti mangkok terbuka tutupnya yang penuh dengan kasturi
yang baunya menyebar keseluruh tempat, sedang seorang hafidz Al-Qur an yang
tidur / tidak membaca Al-Qur an karena lalai tapi Al-Qur an berada dalam
hatinya adalah seperti mangkok yang penuh kasturi tetapi nur berkah yang akan
menyebar pada orang lain akan terhalang.
Adab
Membaca Al-Qur an :
1.
Adab
lahiriyah;
2.
Membersihkan
mulut, badan, pakaian dan berwudhu.
3.
Mengambil
Al-Qur an dengan tangan kanan dan meletakkannya pada posisi yang lebih tinggi.
4.
Membaca
Al-Qur an ditempat yang bersih dan menghadap kiblat dengan penuh hormat dan
tenang.
5.
Niat
membaca karena Allah swt dengan mengharrap keridhaan dan hidayah-Nya
6.
Mulai
membaca dengan ta`awudz dan surat Al-Fatihah.
7.
Tidak
membaca dengan cepat tapi dengan tartil dan tajwid serta dengan suara yang
merdu.
8.
Berusaha
untuk menangis, walaupun terpaksa berpura-pura menangis.
9.
Memenuhi
hak-hak azab dan rahmat, jika menemui ayat tentang janji yang bagus, ampunan
dan rahmat hendaknya hati meresa senang dan gembira dan berdo`a memohon ampunan
dan rahmat Allah swt. Jika menemui ayat tentang ancaman, azab dan neraka
hendaknya hati merasa gentar dan takut serta berdo`a agar terhindar darinya.
Jika menemui ayat tentang keagungan dan kemuliaan Allah swt, maka ucapkan
subhanallaah. Jika memahami arti ayat maka bacalah dengan penuh tafakkur.
10.
Jika
dikhawatirkan akan timbul riya` di hati / mengganggu orang lain maka baca
dengan suara perlahan. Jika tidak maka sebaiknya dibaca dengan suara keras.
11.
Jika
sedang membaca Al-Qur an jangan berbicara, tapi bila terpaksa harus berbicara
maka tutuplah Al-Qur an lebih dulu, setelah selesai bicara mulai lagi dengan
ta`awudz.
12.
Disunahkan
untuk sujud tilawah setiap kali menemukan ayat-ayat sajadah dan setiap kali
membaca akhir ayat.
13.
Disunahkan
setelah khatam memperbanyak dzikir dan mengumpulkan anggota keluarga untuk
berdo`a bersama-sama.
Makna
Pembacaan Tartil (terang dan jelas):
1.
Huruf-huruf
diucapkan dengan makhraj yang betul.
2.
Berhenti
pada tempat yang betul.
3.
Membaca
harakat dengan betul dan jelas
4.
Baca
dengan tasydid dab mad yang sempurna dan benar-benar jelas sehingga menimbulkan
rasa keagungan Allah swt dan membantu mempercepat masuknya kesan ke dalam hati.
5.
Keraskan
sedikit suara agar terdengar di telinga sendiri sehingga berpengaruh pada hati.
2.
Adab Bathiniyah;
1.
Agungkan
Al-Qur an sebagai perkataan yang tinggi.
2.
Masukkan
kedalam hati yang keagungan dan kebesaran Allah swt sama seperti kalam-Nya.
3.
Hindarkan
diri dari keraguan dan kebimbangan
4.
Renungkan
makana setiap ayat dan baca dengan penuh kenikmatan.
5.
Ayat-ayat
yang dibaca hendaknya berkesan dakam hati.
6.
Tawajuhkan
telinga seolah-olah Allah swt berbicara dengan kita dan kita sedang
mendengarkannya.
7.
Menghafalkan
ayat-ayat Al-Qur an untuk keperluan bacaan shalat hukumnya fardhu `ain dan
menghafalkan seluruh ayat hukumnya fardhu kifayah.
“ Dan
apabila dibacakan Al-Qur an dengarkanlah baik-baik dan perhatikanlah dengan
tenang agar kamu mendapat rahmat “. ( QS. Al-A`raaf : 204
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar